BM31News
BM31News
BM31News
BM31News

AS dan Iran Jajaki Kesepakatan Damai, Serangan Nuklir Dituding Lumpuhkan Program Iran

Witkoff pastikan fasilitas nuklir Iran dihancurkan total, IAEA terlibat aktif dalam pembicaraan diplomatik AS-Iran.

Witkoff menyebutkan bahwa sebagian besar, bahkan mungkin seluruh, sentrifugal yang berfungsi telah rusak atau hancur. Ini berarti, menurutnya, program nuklir Iran tidak dapat segera dipulihkan.

“Menurut saya, dan banyak pakar lainnya yang telah melihat data mentah, butuh waktu bertahun-tahun untuk mereka bisa bangkit lagi,” tegasnya.

Dalam perkembangan penting lainnya, Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, disebut telah berkomunikasi intensif dengan pihak AS.

“Saya berbicara dengan Grossi setiap hari, berkali-kali. IAEA terlibat aktif dalam proses ini,” ungkap Witkoff.

Presiden Trump juga terlihat aktif menyoroti wawancara tersebut dengan membagikan beberapa klipnya di platform Truth Social.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, turut menguatkan klaim Witkoff saat berbicara kepada Politico.

“Intinya, Iran sekarang jauh lebih jauh dari senjata nuklir dibanding sebelum Presiden mengambil tindakan berani ini,” ujar Rubio.

Ia menyebut kerusakan yang ditimbulkan sebagai “signifikan, sangat signifikan, dan substansial.”

Rubio pun mengutip pernyataan Grossi yang menyebutkan, “Ada kondisi sebelum serangan dan sesudah serangan, dan keduanya adalah situasi yang sangat berbeda.”

Meski demikian, Rubio mengingatkan bahwa proses verifikasi penuh masih akan memakan waktu.

“Saya rasa kita tidak akan mengirim siapa pun turun ke dalam lubang dalam waktu dekat, ke dalam pegunungan itu,” pungkasnya.

Sebagai latar belakang, ketegangan memuncak sejak 13 Juni ketika Israel meluncurkan serangan udara terhadap para pemimpin militer dan ilmuwan nuklir Iran. Iran membalas dengan meluncurkan lebih dari 550 rudal balistik dan 1.000 drone ke arah Israel, yang menewaskan 28 orang dan melukai ribuan lainnya.

Iran juga menyerang pangkalan AS di Qatar sebagai bentuk pembalasan atas keterlibatan militer Amerika.

Ketegangan ini menciptakan tekanan internasional terhadap kedua negara untuk kembali ke jalur diplomasi, dan pembicaraan damai kini menjadi sorotan dunia. (BM31)

๐Ÿ“ข Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
โš ๏ธ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !