BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Dosen PGSD Unpatti Bawa Pendidikan Maluku ke Thailand

Dua dosen PGSD Unpatti memperkenalkan sasi dan budaya Maluku di Thailand sambil mempelajari praktik pendidikan, AI, dan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

Bangkok-Thailand, | Dua dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura (Unpatti), Marleny Leasa dan Nessy Pattimukay, membawa praktik pendidikan dan kearifan lokal Maluku ke ruang kelas di Thailand melalui program HDPGSDI Goes to Thailand 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 3-6 Agustus 2026 di Kasetsart University tersebut tidak hanya menjadi forum pertukaran akademik, tetapi juga membuka peluang adaptasi praktik pendidikan Thailand untuk penguatan pembelajaran di Maluku.

Keterlibatan kedua dosen Unpatti menjadi bagian dari kolaborasi 27 dosen dari 15 perguruan tinggi Indonesia. Rangkaian kegiatan mencakup visiting lecturer, seminar pendidikan, benchmarking, observasi, community service, dan guest teaching di Kasetsart University serta Kasetsart University Laboratory School. Fokus kegiatan diarahkan pada penguatan kapasitas pendidik dan pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.

Salah satu agenda utama berlangsung melalui visiting lecturer di Kasetsart University, Kamphaeng Saen Campus. Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti seminar bertema “AI for Learner Development” yang disampaikan Theerasak Soykeeree dari Faculty of Education and Development Sciences bersama sejumlah dosen Himpunan Dosen PGSD Indonesia. Materi tersebut memperluas wawasan mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam mendukung perkembangan peserta didik dan pembelajaran yang responsif terhadap perkembangan teknologi.

Namun, pertukaran pengetahuan tidak berjalan satu arah. Delegasi Indonesia juga membawa perspektif pendidikan dan identitas lokal ke Thailand melalui kegiatan guest teaching di Kasetsart University Laboratory School.

Marleny Leasa mengajar siswa kelas 4 dengan materi “Save the Ecosystem with SASI”. Materi tersebut menghubungkan isu pelestarian ekosistem dengan praktik sasi sebagai kearifan lokal Maluku, sehingga pengetahuan lokal ditempatkan dalam konteks pendidikan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Nessy Pattimukay memperkenalkan “Maluku Culture” kepada peserta didik di sekolah laboratorium tersebut. Pembelajaran ini menjadi ruang pertukaran budaya sekaligus memperkenalkan identitas Maluku kepada peserta didik di Thailand melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik.

Momentum strategis lainnya terjadi ketika delegasi HDPGSDI diterima Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Internasional Kasetsart University, Tassanee Jantiya, bersama sejumlah dosen Faculty of Education and Development Sciences. Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA), yang menjadi dasar penguatan kerja sama akademik lintas negara.

Kerja sama tersebut berpotensi dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas dosen, penelitian kolaboratif, mobilitas akademik, serta inovasi pembelajaran. Bagi PGSD Unpatti, pengalaman benchmarking di Thailand dapat menjadi bahan refleksi untuk mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar di Indonesia, khususnya Maluku.

Dari perspektif pendidikan dasar, nilai penting kegiatan ini terletak pada kemungkinan mengubah pengalaman internasional menjadi praktik yang dapat diterapkan di tingkat lokal. Pembelajaran berbasis AI, pendekatan berpusat pada peserta didik, penguatan pendidikan lingkungan, dan pengenalan budaya dapat dikembangkan lebih lanjut dalam pembelajaran PGSD serta peningkatan kapasitas guru sekolah dasar.

Dengan demikian, HDPGSDI Goes to Thailand 2026 tidak berhenti pada mobilitas akademik atau seremoni kerja sama. Kegiatan tersebut mempertemukan praktik pendidikan global dengan kekayaan pengetahuan lokal Maluku, sekaligus membuka peluang agar pengalaman dari Thailand diterjemahkan menjadi inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan bagi pendidikan dasar di Maluku.(BM31)

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow