BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Kebersamaan Lintas Iman Warnai Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Maluku Tengah

Sinergi Kemenag Malteng dan SBB hadirkan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan partisipasi lintas iman.

Masohi, | Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang digelar di Baileo Ir. Soekarno, Kota Masohi, Jumat (12/9/2025), menjadi momentum kebersamaan yang unik. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah bersama DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyatukan langkah, menghadirkan tradisi keagamaan yang tak hanya diikuti umat Islam, tetapi juga partisipasi dari pegawai dan penyuluh beragama Kristiani.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari kedua kepala kantor Kementerian Agama, serta dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, pimpinan Baznas, hingga imam masjid se-Kota Masohi. Bupati Maluku Tengah diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Sahlul Ihksan.

“Kementerian Agama adalah rumah besar yang selalu mengayomi semua agama. Kebersamaan ini terbukti saat Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya dilaksanakan oleh muslimin dan muslimat, tetapi juga diikuti saudara-saudara Kristiani dari kedua kantor Kemenag, termasuk penyuluh agama Islam dan Kristen,” kata Kepala Kantor Kemenag Maluku Tengah, Abdul Gani Wael.

Menurut Wael, sinergi DWP Kemenag Malteng dan SBB merupakan bukti nyata bahwa Maulid tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial lintas iman. Ia menegaskan, hal ini sejalan dengan amanah Menteri Agama untuk menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.

Selain menyampaikan apresiasi kepada Bupati Maluku Tengah atas dukungannya, Wael menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dalam bingkai keberagaman. “Penyatuan dalam kebersamaan yang indah seperti ini adalah komitmen bersama untuk memupuk tali persaudaraan, membina, mendidik, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag SBB, Djafar Tuny, menegaskan bahwa kehadiran jajaran Kemenag SBB di Maluku Tengah bukan sekadar menghadiri perayaan, melainkan bentuk silaturahmi sejarah antara dua daerah yang dulunya satu wilayah administratif.

“Kehadiran kami adalah bagian dari sejarah. SBB lahir dari Malteng, dan momentum Maulid ini menghidupkan kembali hubungan silaturahmi yang sempat terputus puluhan tahun lalu,” ujar Djafar Tuny.

Ia juga menyebut kolaborasi DWP kedua kantor Kemenag ini sebagai catatan sejarah baru di lingkungan Kementerian Agama se-Indonesia. Pasalnya, baru pertama kali DWP Kemenag dari satu kabupaten mengundang DWP Kemenag kabupaten lain untuk bersama-sama merayakan Maulid Nabi.

Menurut Tuny, keterlibatan ASN dan non-ASN beragama Kristiani dalam kegiatan tersebut memperlihatkan makna mendalam tentang kebersamaan. “Mari kita pertahankan kebersamaan ini, memperkokoh persatuan, merawat tali persaudaraan, serta menghindari pertikaian antarumat beragama yang dapat merongrong kebhinekaan,” tegasnya.

Dengan terjalinnya solidaritas lintas iman dalam perayaan keagamaan, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat menunjukkan wajah toleransi yang kokoh, menjadi teladan dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !