Ambon,
| Universitas Pattimura resmi membuka Program Studi Doktor Ilmu Manajemen setelah menerima Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 955/B/O/2025 pada Jumat (7/11/2025) di Ruang Kerja Rektor Universitas Pattimura. Kehadiran program doktor baru ini melibatkan pimpinan universitas dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, yang menegaskan pentingnya ekspansi akademik ini bagi peningkatan daya saing institusi serta akses pendidikan tinggi lanjutan di kawasan Maluku.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Ruslan H. S. Tawari, menyatakan bahwa pembukaan program studi ini merupakan langkah strategis yang membutuhkan kesiapan sumber daya, pendanaan, dan tata kelola akademik yang matang. Sementara itu, Ketua LLDIKTI Wilayah XII, Jantje Eduard Lekatompessy, menegaskan bahwa proses pembukaan program doctor ini melewati evaluasi ketat dan panjang di tingkat kementerian.
Penyerahan SK Menteri tersebut menandai bertambahnya portofolio program pascasarjana Universitas Pattimura. Dengan beroperasinya Program Doktor Ilmu Manajemen, Unpatti kini memiliki 29 program pascasarjana, termasuk 8 program doktor, dan total 103 program studi di seluruh fakultas.
Dalam sambutannya, Ruslan Tawari menekankan bahwa pengembangan program baru bukan hanya respons terhadap kebutuhan zaman, tetapi juga bagian dari strategi institusi untuk memperluas kolaborasi, memperkuat riset, dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing.
“Kita perlu mengatur koordinasi yang baik, terutama dalam hal finansial dan kesiapan badan akademik, agar program baru ini dapat berjalan dengan optimal,” kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Ruslan H. S. Tawari.
Ia juga memberikan apresiasi atas kerja seluruh tim akademik dan administratif yang terlibat dalam proses panjang pengusulan program studi tersebut.
“Ini bukan hanya sebuah berkat, tetapi juga hasil dari kerja keras dan kebersamaan seluruh sivitas akademika,” ujar Ruslan H. S. Tawari.
Ketua LLDIKTI Wilayah XII, Jantje Eduard Lekatompessy, menyampaikan bahwa pembukaan program doktor ini merupakan pencapaian signifikan bagi Unpatti, mengingat ketatnya proses verifikasi dan kelayakan yang diberlakukan oleh kementerian.
“Ini pencapaian luar biasa yang menunjukkan komitmen Unpatti dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas,” kata Ketua LLDIKTI Wilayah XII, Jantje Eduard Lekatompessy.
Ia menambahkan bahwa kementerian memberikan dukungan penuh agar Unpatti dapat segera melakukan penerimaan mahasiswa baru tanpa harus menunggu tahun akademik berikutnya.
“Supaya waktu tidak terbuang, saya sudah berkoordinasi dengan Dirjen dan Sesditjen agar penerimaan mahasiswa baru bisa dilakukan di semester berjalan,” jelas Jantje Eduard Lekatompessy.
Ketua LLDIKTI juga mengingatkan bahwa pembukaan program doktor membawa tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas akademik, riset, dan integritas institusi.
Pembukaan Program Doktor Ilmu Manajemen diproyeksikan menjadi pendorong baru bagi peningkatan kapasitas riset di Universitas Pattimura. Kehadirannya membuka ruang kolaborasi lintas disiplin serta memperluas akses bagi dosen, peneliti, dan praktisi di Maluku dan kawasan timur Indonesia untuk melanjutkan studi di tingkat tertinggi tanpa harus keluar daerah.
Program ini juga dipandang sebagai bagian dari transformasi besar Unpatti untuk meningkatkan reputasi akademik dan memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia Timur.
Acara penyerahan SK diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi serta Ketua LLDIKTI Wilayah XII, dan ditutup dengan sesi foto bersama. (BM31)









