BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Universitas Pattimura Kukuhkan 36 Dokter Baru, Dorong Penguatan Mutu dan Integritas Lulusan

Universitas Pattimura melahirkan 36 dokter baru melalui pelantikan resmi yang menegaskan tanggung jawab akademik dan sosial profesi kedokteran di Maluku.

Ambon, | Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura kembali melahirkan 36 dokter baru dalam acara Pengambilan Sumpah Lulusan Pendidikan Dokter Periode Oktober 2025 yang digelar di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Rabu (22/10/2025). Pelantikan ini menandai pencapaian akademik sekaligus tanggung jawab moral bagi para lulusan yang siap mengabdi di bidang kesehatan masyarakat.

Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku, dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku. Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Dominggus Malle menegaskan bahwa proses panjang pendidikan kedokteran di Unpatti dirancang untuk menjaga mutu, kompetensi, dan integritas lulusan agar mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan nasional.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi hasil dari proses seleksi dan pembelajaran yang ketat. Kami memastikan setiap lulusan memiliki kemampuan akademik dan moral yang kuat untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan manusia,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Dominggus Malle.

Lebih lanjut, Malle menyoroti kondisi pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku yang masih membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi tinggi, khususnya di wilayah kepulauan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran Unpatti menjadi bagian penting dari solusi peningkatan layanan kesehatan masyarakat Maluku.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, Farah Christina Noya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam membangun tanggung jawab sosial di kalangan tenaga medis muda. Ia menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran Unpatti mengembangkan konsep pendidikan berbasis karakter dan kearifan lokal dengan visi menjadi pusat pendidikan dokter berbasis laut-pulau yang berdaya saing nasional dan internasional.

“Pelantikan ini bukan hanya pengakuan akademik, tetapi amanah untuk mengabdi bagi masyarakat. Kami ingin setiap dokter Unpatti memahami konteks geografis dan sosial Maluku sebagai wilayah kepulauan, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau semua lapisan masyarakat,” kata Dekan Fakultas Kedokteran, Farah Christina Noya.

Ia juga memperkenalkan program strategis Archipelago Academic Health Hub (AAHH) jejaring pendidikan yang menghubungkan kampus dengan pusat layanan kesehatan di pulau-pulau Maluku. Program ini diharapkan memperkuat sistem pembelajaran dan pengabdian profesi dokter di daerah-daerah terpencil.

Acara pelantikan ditutup dengan penandatanganan surat keputusan oleh 36 dokter baru dan penyerahan secara simbolis kepada Ketua IDI Maluku, disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku. Momen ini menandai lahirnya generasi baru dokter muda yang siap mengabdi untuk kesehatan masyarakat dan kemajuan daerah. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !