Ambon,
| Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas Pattimura resmi menggelar Open Recruitment bagi mahasiswa baru yang memiliki minat dan bakat di bidang seni. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat Universitas Pattimura, pada Kamis (11/9/2025), dan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Pieter Kakisina bersama jajaran pimpinan kampus serta mahasiswa dari berbagai fakultas.
Dalam sambutannya, Pieter Kakisina menegaskan pentingnya kegiatan seni sebagai bagian integral dari pengembangan karakter dan kreativitas mahasiswa. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam memperkuat minat dan bakat seni di lingkungan kampus.
“Kita harus bersyukur kepada Tuhan karena dapat bersama dalam acara yang cukup penting ini, yang berkaitan dengan peningkatan minat dan bakat seni mahasiswa,” kata Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Pieter Kakisina.
Prof. Kakisina juga menyoroti masih rendahnya tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan seni. Ia menilai hal itu perlu menjadi perhatian serius agar potensi seni mahasiswa dapat terorganisir dan berdampak lebih besar bagi kampus.
“Jika semua aktivitas seni digabungkan menjadi satu, maka akan menjadi kekuatan besar,” tegasnya.
Menurutnya, UKM Seni harus tetap berfokus pada pengembangan seni tanpa terpengaruh kepentingan eksternal. Ia menegaskan bahwa kendala finansial bukan alasan untuk berhenti berkarya, sebab pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memberikan ruang luas bagi kegiatan non-akademik mahasiswa yang bersifat produktif.
“Sejak saya menjabat WR2, fokus utama pembahasan dengan Kementerian adalah kegiatan mahasiswa. Jadi, apapun bentuk kegiatan mahasiswa yang meningkatkan kualitas di luar akademik, pasti akan mendapatkan dukungan,” ujarnya.
Ketua Umum UKM Seni, Setiawan Suriansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan rekrutmen kali ini mengusung tema “Kualitas sebagai Proses”. Menurutnya, tema ini merefleksikan semangat UKM Seni untuk melahirkan anggota yang tidak hanya bertalenta, tetapi juga memiliki dedikasi dan karakter dalam berorganisasi.
“Open recruitment dengan tema kualitas sebagai proses ini lahir dari dinamika yang terjadi baik di internal maupun eksternal organisasi. Karena itu, kami ingin agar anggota baru yang terpilih tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki kualitas dalam proses berorganisasi,” kata Ketua Umum UKM Seni, Setiawan Suriansyah.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan UKM Seni tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, melainkan dari nilai dan proses yang melahirkan karya berkualitas. Setiawan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus atas dukungan dan ruang yang diberikan bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri melalui seni.
Acara open recruitment turut menampilkan berbagai pertunjukan seni hasil karya mahasiswa, mulai dari tari tradisional, musikalisasi puisi, hingga pertunjukan melukis langsung di atas panggung. Momen simbolis pengalungan ID card kepada anggota baru dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, menandai bergabungnya mahasiswa baru ke dalam komunitas seni kampus.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia sebagai penegasan komitmen untuk menghidupkan kembali atmosfer seni di Universitas Pattimura.
Open Recruitment UKM Seni Unpatti menjadi bukti nyata keseriusan kampus dalam mendukung keseimbangan antara pencapaian akademik dan pengembangan kreativitas mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan regenerasi seniman muda kampus yang mampu membawa karya seni lokal ke tingkat nasional maupun internasional.
Dengan arah kebijakan kampus yang menempatkan kegiatan non-akademik sebagai bagian penting dari pembinaan mahasiswa, UKM Seni dipandang berperan strategis dalam memperkuat identitas kebudayaan di lingkungan akademik. (BM31)







