BM31News
BM31News
BM31News

Tiga Warga Hilang Saat Berburu di Dusun Weti Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan

Tim SAR Basarnas Ambon berhasil menemukan tiga warga Dusun Weti yang dilaporkan hilang saat berburu, setelah lebih dari 20 jam pencarian di kawasan hutan.

Ambon, – Tiga warga Dusun Weti, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, yang sempat dilaporkan hilang saat berburu, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan pada Senin pagi (28/7/2025), setelah lebih dari 20 jam dinyatakan hilang di kawasan hutan setempat.

Ketiganya, Joseph Nande (25), Erik Sapakoly (25) dan Noel Tuhuleruw (21) dilaporkan hilang pada Minggu siang (27/7/2025), sekitar pukul 12.00 WIT, saat melakukan aktivitas berburu di wilayah hutan sekitar dusun mereka. Laporan resmi pertama diterima dari warga bernama Rio pada Senin pukul 08.30 WIT, yang kemudian direspons cepat oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon.

“Setelah menerima laporan, tim rescue dari Kantor SAR Ambon segera bergerak ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 3,5 kilometer arah barat laut dari kantor SAR. Lokasi koordinat awal berada di titik 3°40’38″S, 128°6’17″E,” kata Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, dalam laporan resminya kepada media.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari enam personel Basarnas dan sepuluh warga setempat, menggunakan satu unit truk personel dan satu unit drone thermal untuk menyisir kawasan hutan. Tim tiba di lokasi pencarian pada pukul 09.35 WIT dan mulai melakukan penyisiran di area yang dilaporkan.

Kurang dari 30 menit sejak operasi dimulai, tepatnya pada pukul 09.55 WIT, ketiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di titik koordinat 3°40’55″S, 128°6’19″E. Jarak antara titik laporan awal dan lokasi penemuan korban hanya sekitar 530 meter, namun medannya yang terjal dan vegetasi lebat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

Ketiga korban segera dievakuasi ke rumah keluarga masing-masing di Dusun Weti. Tidak ada luka fisik serius yang dialami, meski mereka dilaporkan dalam kondisi lelah dan mengalami dehidrasi ringan. Operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 10.45 WIT.

Kepala Basarnas Ambon menyebutkan bahwa faktor cuaca sempat menjadi tantangan dalam pencarian, mengingat hujan ringan dan angin kencang dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan angin 9 hingga 21 knot terus melanda wilayah tersebut selama proses evakuasi berlangsung.

“Meski sempat terkendala oleh cuaca, tim SAR tetap fokus dan terkoordinasi dengan baik. Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi antara personel Basarnas dan partisipasi aktif masyarakat setempat,” ujar Arafah.

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus warga yang hilang saat melakukan aktivitas di kawasan hutan Maluku. Basarnas Ambon kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan persiapan sebelum melakukan perjalanan ke medan-medan sulit seperti hutan, termasuk membawa alat navigasi, komunikasi darurat, serta memberitahu keluarga atau pihak desa sebelum berangkat.

Kantor SAR Ambon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini, serta berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam aktivitas luar ruang yang berisiko.

Pemerintah Desa Tawiri sendiri menyatakan akan memperkuat sistem pelaporan warga dan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk pengawasan aktivitas berburu dan eksplorasi hutan di wilayahnya guna mencegah kejadian serupa terulang. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !