banner 1080x1921

Ratusan Masyarakat Tidak Mampu di Seram Barat Terima Bantuan Pasang Baru Listrik

Piru, BM31News – Sebanyak 451 rumah tangga kurang mampu di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku menerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program yang diinisiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini menyasar 125.000 rumah tangga se-Indonesia. Program sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan Komisi VII DPR RI tahun 2023 ini hingga Desember 2023 telah menyala seluruhnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Perencana Distribusi Tenaga Listrik, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Budianto Hari Purnomo saat Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL di Desa Nukuhai, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Rabu, (06/12/2023).

banner 1080x1080

“Masyarakat penerima program BPBL akan mendapatkan instalasi listrik rumah berupa 3 titik lampu dan 1 kotak kontak, pemeriksaan, pengujian instalasi, penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta penyambungan ke PLN dan token listrik perdana,” ujarnya.

Baca Juga:  DPD GAMKI Maluku Meyakini Timsel Bawaslu di Maluku Dapat Melahirkan Para Pengawas Pemilu yang Profesional

Hari menjelaskan bahwa program ini menyasar rumah tangga tidak mampu yang belum berlistrik atau yang masih berbagi sambungan listrik dengan tetangga. Pasalnya, sambungan listrik yang tidak sesuai dengan kaidah keselamatan ketenagalistrikan sangat berbahaya, karena listrik selain bermanfaat, namun juga berbahaya.

Anggota Komisi VII DPR RI Mercy Chriesty Barends menyampaikan bahwa bantuan pasang baru listrik diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di Maluku.

“BPBL 2023 mendapatkan daya 900VA dengan subsidi pemerintah yang cukup besar, sehingga diharapkan masyarakat bisa mempergunakan sebagaimana mestinya. Program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan membuka usaha seperti menjahit dan sebagainya,” jelas Mercy.

General Manager Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara PT PLN (Persero) Awat Tuhuloula menyampaikan bahwa sasaran program BPBL 2023 di wilayahnya sebanyak 3.500 penerima rumah tangga yang tersebar di Provinsi Maluku sebanyak 3.000 rumah tangga dan Maluku Utara sebanyak 500 rumah tangga.

Baca Juga:  Terkait Indikasi Penggelembungan Suara Caleg Yuanita Missi, Bawaslu Malteng Tindaklanjuti Laporan Kapressy Ke KPUD

banner 1080x1080
banner 1080x1534
error: Konten Dilindungi !