Ambon,
| Sivitas Akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura merayakan Dies Natalis ke-66 dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa pada Selasa (7/10/2025), di Auditorium lantai 3 FISIP Unpatti, Ambon. Perayaan yang mengusung tema “FISIP sebagai Pelopor Demokrasi dan Inovasi Kebijakan untuk Indonesia Maju” ini menjadi momentum reflektif sekaligus afirmasi terhadap peran FISIP sebagai lembaga akademik yang adaptif dan progresif di tengah dinamika perubahan zaman.
Acara dibuka oleh Ketua Senat FISIP Unpatti, Zainal Abidin Rengifurwarin dan dilanjutkan dengan penayangan selayang pandang perjalanan sejarah FISIP sejak berdiri enam dekade silam. Fakultas ini telah menorehkan berbagai pencapaian penting, mulai dari penguatan riset, pengembangan program akademik inovatif, hingga kontribusi nyata dalam membentuk kebijakan publik berbasis data dan ilmu sosial.
Dekan FISIP Unpatti, Wahab Tuanaya dalam sambutannya menegaskan bahwa usia ke-66 mencerminkan kedewasaan institusional yang telah ditempa oleh pengalaman panjang dalam dunia akademik.
“Keberhasilan yang dicapai oleh fakultas ini merupakan sebuah keberhasilan yang bukan hasil kerja individu tetapi dicapai secara kolektif bersama antara semua elemen di dalam fakultas ini, baik itu dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, maupun mitra kerja,” kata Dekan FISIP Unpatti, Wahab Tuanaya.
Ia menambahkan, semangat kolektif inilah yang menjadi fondasi bagi FISIP untuk terus tumbuh sebagai lembaga akademik yang kritis, progresif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sejalan dengan visi Unpatti menuju universitas berkelas dunia.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy menyampaikan apresiasinya terhadap capaian FISIP yang telah konsisten menjadi salah satu fakultas penggerak dalam ranah sosial-politik dan kebijakan publik di Indonesia Timur.
“Kita harus memiliki gagasan dan ide yang berkualitas untuk melahirkan sesuatu yang unggul. Hal ini tentu harus sejalan dengan Tridharma perguruan tinggi, yang merupakan satu kesatuan,” ujar Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy.
Rektor menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi riset antar-dosen dan mahasiswa serta membuka ruang kerja sama lintas disiplin agar FISIP mampu menghasilkan kebijakan dan inovasi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Perayaan Dies Natalis ke-66 ini juga menjadi ajang konsolidasi internal untuk memperkuat arah strategis fakultas. Dengan semakin kompleksnya tantangan sosial-politik, FISIP Unpatti diharapkan terus menjadi pelopor demokrasi dan pusat keilmuan yang melahirkan solusi berbasis akademik terhadap isu-isu publik, kebijakan sosial, serta tata kelola pemerintahan yang transparan.
Acara ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, pembagian hadiah lomba antar sivitas akademika, dan doa bersama sebagai simbol harapan agar FISIP Unpatti senantiasa berjaya dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
Dies Natalis ke-66 bukan hanya seremonial perayaan, tetapi juga penanda arah baru bagi FISIP Unpatti dalam memperkuat posisi strategisnya di dunia pendidikan tinggi. Komitmen terhadap riset, inovasi kebijakan publik, dan demokrasi partisipatif menjadi landasan utama fakultas dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan.
Dalam konteks regional, eksistensi FISIP Unpatti menjadi bukti bahwa institusi pendidikan di kawasan Timur Indonesia mampu tampil kompetitif dan berdaya saing tinggi melalui penguatan kualitas akademik dan tata kelola kelembagaan. (BM31)







