BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News

Bahas Jalur Operasi Angkot Jalur Passo, Laha dan Hunut, Kadis Perhubungan Lakukan Pertemuan dengan Organda

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitella. Dok: BM31News

Sebagai OPD yang memiliki kewenangan mutlak ucap Suitella, bahwa Dinas Perhubungan Kota Ambon tidak akan mengikuti keinginan salah satu pihak tertentu karena mudah menimbulkan masalah di antara ketiga belah pihak baik itu jalur Passo, Laha dan Hunut sehingga membias kepada masyarakat pengguna angkot akan menjadi korban nantinya, tegas Suitella.

Yan Suitella mencontohkan bahwa kalau Dinas Perhubungan akan mengikuti keinginan dan kemauan angkot jalur Passo, misalnya saja maka sudah tentu akan menimbulkan benturan di antara tiga jalur ini.

Olehnya itu apapun yang menjadi keputusan dalam pertemuan ini antara kami pihak Dinas Perhubungan Kota Ambon dengan Organda maupun pengusaha serta pengemudi angkot adalah suatu keputusan yang adil dan bisa memuaskan bagi semua pihak, tegasnya.

Untuk menentukan jalur ini sangat sulit, sebut Suitella dengan alasan bahwa sering terjadi pertentangan antara ketiga belah pihak.

“Sebenarnya di jalur Passo -Hunut sebelum revisi, Hunut jalur nya JMP, pulangnya lewat passo. Revisi 2023 itu PP nya lewat passo, namun kalau Pulang Perginya lewat Passo, sopir angkutan Passo keberatan. Sebelum SK revisi, Laha keberatan kira-kira mereka mau ke mana, ini yang jadi masalah sulit bagi kami, sehingga harus ada pertemuan untuk mendapat sebuah kesepakatan yang mengikat.

Saat di bulan Desember 2024 kemarin kami dari Dinas Perhubungan Kota Ambon telah melakukan mediasi dengan sopir angkot jurusan Passo, dimana dalam mediasi itu di setujui kalau angkot jalur Hunut akan bisa di izinkan lewat jalur Passo dengan ketentuan tidak boleh ambil penumpang dari Kota Ambon sampai di daerah Waiheru.

Kesepakatan itu tidak terlaksana dengan baik sesuai apa yang sudah di sepakati bersama, ucap Suitella di karenakan ada beberapa angkot tertentu jalur Hunut mengambil penumpang sehingga terjadi selisih paham antara mereka sebagai supir angkot Passo dan Hunut.

Olehnya itu Suitella tetap optimis untuk menghadirkan semua pihak baik organda, pengusaha angkot dan supir angkot ketiga jalur tersebut guna mendengarkan berbagai masukan dan keluhan agar bisa ada keputusan yang pasti di antara mereka, sebut Suitella. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.
Penulis: Alex PattiradjawaneEditor: Jems Beniko

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow