Ambon,
| Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang jatuh pada 9 April 2026, Pangkalan TNI AU Lanud Pattimura menggelar ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan Kapahaha, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus penguatan nilai-nilai pengabdian prajurit TNI AU di wilayah Maluku.
Ziarah diikuti oleh seluruh unsur personel Lanud Pattimura, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 5/D.III Lanud Pattimura Kodau III. Hadir pula sejumlah pejabat terkait, termasuk Liaison Officer (LO) AU Kodam XV/Pattimura dan jajaran pejabat utama Lanud Pattimura.
Rangkaian kegiatan berlangsung secara khidmat dan terstruktur. Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin langsung oleh Danlanud Pattimura, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di tugu TMP, serta tabur bunga di pusara para pahlawan nasional. Di antara tokoh yang diziarahi terdapat Brigjen Ign. Slamet Riyadi, Brigjen Sudiarto, dan A. J. Patty figur-figur penting dalam sejarah perjuangan bangsa.
Momentum ziarah ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan sarat makna historis dan moral. Kegiatan tersebut menjadi refleksi institusional TNI AU dalam menjaga kesinambungan nilai perjuangan para pendahulu, khususnya dalam konteks pengabdian di wilayah strategis seperti Maluku yang memiliki peran penting dalam pertahanan udara nasional.
“Melalui ziarah ini kita mengingat kembali pengorbanan para pendahulu. Semangat juang mereka harus menjadi teladan bagi prajurit TNI AU saat ini untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan dirgantara nasional di wilayah Maluku,” kata Komandan Lanud Pattimura, Sugeng Sugiharto.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 TNI AU tidak hanya dimaknai sebagai perayaan usia organisasi, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi nilai-nilai dasar keprajuritan. Dalam konteks dinamika keamanan regional, penguatan semangat juang dan profesionalisme prajurit menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas wilayah udara Indonesia, terutama di kawasan timur yang berbatasan langsung dengan jalur strategis internasional.
Selain itu, kegiatan ziarah ini juga memperlihatkan sinergi antara unsur militer dan organisasi pendukung seperti PIA Ardhya Garini dalam menjaga tradisi dan nilai kebangsaan. Kehadiran para pejabat lintas satuan menunjukkan soliditas dan komitmen bersama dalam memperingati tonggak sejarah TNI AU secara bermakna.
“Ziarah ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan negara Indonesia,” kata Komandan Lanud Pattimura, Sugeng Sugiharto.
Dengan demikian, ziarah di TMP Kapahaha menjadi bagian integral dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI AU yang tidak hanya berorientasi pada seremoni, tetapi juga pada penguatan identitas, nilai perjuangan, dan tanggung jawab historis prajurit dalam menjaga kedaulatan negara di ruang udara nasional. (BM31)




