BM31News
BM31News
BM31News
BM31News

DWP Rektorat Unpatti Gelar Sosialisasi Dampak Gadget pada Anak, Soroti Ancaman Kesehatan Mental dan Moralitas

DWP Unpatti fokus edukasi bahaya penggunaan gadget berlebihan bagi anak-anak usia sekolah

Ambon, – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Rektorat Universitas Pattimura menggelar sosialisasi bertajuk “Dampak Gadget terhadap Kesehatan dan Mental Anak” pada Jumat (18/7/2025) di Ruang Senat Universitas Pattimura, Ambon. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk menanggapi kekhawatiran atas meningkatnya penggunaan gadget secara tidak terkontrol di kalangan anak-anak usia 10-15 tahun, yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan moralitas mereka.

Sosialisasi yang menghadirkan psikolog profesional Ursula Gewalethala, ini diikuti oleh seluruh anggota DWP Unit Rektorat Universitas Pattimura beserta anak-anak mereka. Kegiatan ini dirancang sebagai forum edukatif sekaligus reflektif bagi para orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.

“Perkembangan teknologi digital memang memberikan kemudahan, tetapi juga menghadirkan tantangan besar dalam pengasuhan anak. Penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak,” kata Ketua DWP Rektorat Universitas Pattimura, Febe Rahayaan.

Dalam pemaparannya, Febe Rahayaan menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran orang tua terhadap pola penggunaan gadget di rumah. Ia menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan juga upaya membangun karakter anak sejak dini agar tangguh menghadapi realitas digital.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah refleksi dan pembelajaran bagi kita semua dalam mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berkarakter,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Pendidikan DWP Rektorat, Yohi Lainsamputty, menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja berkelanjutan yang berfokus pada pembentukan karakter anak melalui pendekatan edukatif.

“Kegiatan ini kami fokuskan pada anak-anak usia 10-15 tahun, karena pada rentang usia ini anak sangat rentan terhadap pengaruh digital. Melalui pendekatan psikologis, kami ingin membuka wawasan mereka tentang dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan,” kata Yohi Lainsamputty.

Ia menambahkan, ketergantungan terhadap gadget kini menjadi fenomena umum yang memengaruhi pola interaksi sosial anak dan menurunkan kemampuan kognitif serta empati mereka. Bahkan, dalam beberapa kasus, penggunaan gadget yang tidak dikendalikan telah menunjukkan korelasi dengan gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan perilaku adiktif.

Narasumber utama dalam kegiatan ini, Ursula Gewalethala, memaparkan secara mendalam temuan-temuan psikologis terkait efek penggunaan gadget yang intens pada anak-anak. Ia menyoroti perubahan perilaku, gangguan konsentrasi, serta meningkatnya konflik dalam relasi anak dan orang tua.

“Penggunaan gadget dalam durasi panjang tanpa kontrol bisa menurunkan kemampuan komunikasi anak secara signifikan. Anak-anak menjadi lebih tertutup, impulsif, dan kehilangan keterampilan sosial dasar,” kata Ursula Gewalethala.

Ia menyarankan agar orang tua mulai menerapkan aturan tegas mengenai waktu penggunaan gadget, mendorong aktivitas fisik dan interaksi sosial, serta memperkenalkan konten edukatif yang selaras dengan usia anak.

Sosialisasi ini juga dilengkapi dengan sesi tanya-jawab interaktif antara peserta dan narasumber, yang menghasilkan diskusi kritis mengenai peran orang tua sebagai pengatur utama ekosistem digital di lingkungan keluarga. Para peserta tampak antusias menanggapi berbagai situasi nyata yang mereka hadapi dalam pengasuhan anak di rumah.

Melalui kegiatan ini, DWP Rektorat Universitas Pattimura menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter anak di tengah pesatnya arus digitalisasi. Sosialisasi serupa direncanakan akan dilanjutkan ke unit-unit DWP lainnya di lingkungan Unpatti. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !