Ambon,
– Christiana Rialine Titaley resmi dilantik sebagai Koordinator Program Studi Kedokteran Gigi pertama dalam sejarah institusi tersebut. Pelantikan berlangsung pada Jumat (18/7/2025), di pelataran lantai dua Gedung FK Unpatti, sebagai bagian dari agenda pengambilan sumpah dan pelantikan koordinator program studi di lingkungan fakultas.
Pelantikan ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pattimura Nomor 1474/UN13/SK/2025. Christiana Titaley akan memimpin Program Studi Kedokteran Gigi untuk periode 2025-2029. Ia menjadi figur sentral dalam pembentukan tata kelola awal prodi tersebut yang mulai menerima mahasiswa baru tahun ini.
“Pelantikan ini bukan sekadar perubahan administratif, tetapi bagian dari dinamika institusional yang menandai fase baru kemajuan fakultas,” kata Dekan Fakultas Kedokteran, Farah Christina Noya.
Program Studi Kedokteran Gigi FK Unpatti mencatat tonggak sejarah dengan telah menerima 25 mahasiswa angkatan pertama pada tahun ajaran ini. Seluruh kegiatan pembelajaran sudah dimulai, dan peran koordinator prodi menjadi krusial dalam menjamin kualitas akademik, pembinaan mahasiswa, serta penjaminan mutu kurikulum.
Dekan FK Unpatti menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dan pelantikan dilakukan dengan prinsip kolegial dan profesional, dengan mengutamakan integritas dan kapasitas akademik. Ia menyebut, pengangkatan Christiana Titaley didasarkan pada pengalaman panjang dan kepakaran akademik yang relevan dengan visi pengembangan fakultas.
“Ketua Program Studi Kedokteran Gigi harus mampu mengawal seluruh proses dari awal, mulai dari pembelajaran, evaluasi hingga assessment, agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi unggul dan berkontribusi nyata bagi Provinsi Maluku,” ujar Farah Christina Noya.
Dalam pernyataan terpisah usai pelantikan, Christiana Titaley menyatakan komitmennya untuk membangun sistem pembelajaran yang terstruktur dan berbasis mutu. Ia menekankan pentingnya sinergi antara dosen, mahasiswa, dan manajemen fakultas untuk memastikan proses pembentukan dokter gigi profesional berjalan optimal.
“Saya merasa terhormat sekaligus tertantang memimpin prodi yang masih sangat muda ini. Fokus utama kami adalah membangun pondasi kurikulum yang kokoh dan relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan gigi masyarakat Maluku,” kata Christiana Titaley.
Pelantikan ini tidak hanya simbolik, tetapi menjadi langkah awal membangun standar baru dalam pendidikan kedokteran gigi di kawasan timur Indonesia. Christiana Titaley diharapkan dapat mempercepat proses akreditasi, membentuk tim akademik yang solid, serta menjalin kemitraan eksternal demi penguatan jejaring institusi. (BM31)









