BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Universitas Pattimura Perluas Jejaring Global, Percepat Langkah Menuju World Class University

Ekspansi kerja sama internasional Unpatti menjadi strategi utama memperkuat daya saing akademik global dan transformasi pendidikan tinggi di Maluku.

Ambon, | Ambon, | Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menegaskan langkah strategisnya menuju World Class University melalui ekspansi jejaring akademik internasional dalam agenda MoU Signing and International Community Service Program yang diselenggarakan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) bersama Association for Collaboration and Worldwide Academia (ACWA) di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (12/5/2026). Dalam forum akademik global tersebut, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura menandatangani sejumlah nota kesepahaman dengan perguruan tinggi dari Uzbekistan, Pakistan, dan beberapa negara lainnya sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Partisipasi aktif Universitas Pattimura dalam forum internasional itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial penandatanganan kerja sama antar kampus. Keterlibatan Unpatti menandai arah baru transformasi perguruan tinggi terbesar di Maluku tersebut untuk memperluas pengaruh akademik di tingkat global sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tengah kompetisi pendidikan tinggi internasional yang semakin ketat.

Forum bertajuk Global Academic Partnership itu mempertemukan berbagai perguruan tinggi Indonesia dengan institusi pendidikan tinggi dari kawasan Asia Tengah, Asia Selatan, dan jaringan akademik internasional lainnya. Dalam momentum tersebut, Unpatti melalui FISIP memanfaatkan ruang kolaborasi global untuk membangun konektivitas akademik lintas negara yang mencakup pengembangan tridharma perguruan tinggi, pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif internasional, publikasi ilmiah bereputasi, hingga penguatan jejaring akademik dunia.

Dekan FISIP Universitas Pattimura menegaskan bahwa keterlibatan Unpatti dalam forum internasional memiliki makna strategis bagi pengembangan institusi, khususnya dalam mempercepat internasionalisasi kampus.

“Momentum ini selain merupakan upaya mencapai indikator kinerja utama perguruan tinggi, tetapi sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun jejaring Universitas Pattimura di tingkat global, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan keilmuan sosial dan humaniora,” kata Dekan FISIP Universitas Pattimura, Wahab Tuanaya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa arah kebijakan internasionalisasi Unpatti kini tidak lagi terbatas pada peningkatan kerja sama administratif, melainkan mulai diarahkan pada penguatan posisi akademik kampus dalam ekosistem pendidikan tinggi global. Strategi tersebut dinilai penting untuk memperluas akses sumber daya akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas luaran pendidikan dan penelitian.

Langkah Unpatti memperkuat jejaring internasional juga sejalan dengan agenda besar rektorat dalam mendorong transformasi institusi menuju kampus berkelas dunia. Upaya tersebut mencakup peningkatan kolaborasi lintas negara, penguatan reputasi akademik, serta peningkatan mobilitas sivitas akademika pada level internasional.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pattimura menegaskan bahwa peluang kolaborasi global harus dimanfaatkan secara maksimal demi memperkuat kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja tridharma perguruan tinggi secara kolaboratif, baik pada level nasional maupun internasional, mengingat agenda utama Rektor Universitas Pattimura untuk membawa Universitas Pattimura menuju World Class University,” kata Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pattimura, Ronald Alfredo.

Kerja sama internasional yang dibangun dalam forum tersebut diproyeksikan membuka ruang baru bagi dosen dan mahasiswa Universitas Pattimura untuk terlibat dalam riset bersama, pertukaran akademik, pengabdian masyarakat lintas negara, serta publikasi ilmiah internasional. Dalam konteks pendidikan tinggi modern, jejaring global menjadi salah satu indikator penting dalam pemeringkatan dan penguatan reputasi universitas di tingkat internasional.

Bagi Universitas Pattimura, ekspansi kerja sama akademik global juga memiliki dimensi strategis yang lebih luas. Sebagai perguruan tinggi utama di kawasan timur Indonesia, Unpatti tidak hanya membawa nama institusi, tetapi juga merepresentasikan kapasitas akademik Maluku dalam percaturan pendidikan tinggi dunia. Posisi tersebut dinilai penting untuk memperkuat akses kawasan terhadap kolaborasi internasional yang selama ini lebih banyak terpusat di perguruan tinggi wilayah barat Indonesia.

Partisipasi Unpatti dalam forum internasional bersama ASPIKOM dan ACWA sekaligus menunjukkan adanya perubahan orientasi pembangunan pendidikan tinggi di Maluku yang mulai bergerak ke arah internasionalisasi berbasis kolaborasi global. Dengan perluasan jejaring akademik lintas negara, Unpatti berupaya memperkuat kualitas pendidikan, memperluas pengaruh keilmuan, serta meningkatkan kontribusi akademik bagi pembangunan masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.(BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow