BM31News
BM31News
BM31News

Bupati Maluku Tengah Tegaskan 2026 sebagai Fase Awal Penentu Reformasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Apel perdana Pemda Malteng 2026 jadi momentum penguatan tata kelola, pelayanan publik, dan penyelesaian konflik sosial

Ia meminta seluruh ASN fokus pada penutupan kebocoran pendapatan, perbaikan sistem, dan optimalisasi potensi daerah, serta menginstruksikan OPD pengelola pajak dan retribusi untuk segera menyusun dan melaksanakan roadmap digitalisasi guna mengoptimalkan pendapatan daerah.

Di bidang pelayanan publik, Bupati menegaskan bahwa pelayanan prima merupakan prioritas utama, terutama pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.

“Tidak boleh ada pelayanan yang lambat, berbelit, atau diskriminatif. Ketika rakyat sakit, pemerintah daerah harus hadir tanpa syarat yang memberatkan,” tegasnya.

Pelayanan administrasi kependudukan juga diminta semakin mudah, cepat, dan pasti, bebas dari pungutan liar dan diskriminasi, mengingat data kependudukan yang akurat merupakan fondasi utama perencanaan dan pelayanan publik yang tepat sasaran.

Selain itu, Zulkarnain menekankan pentingnya pengelolaan persampahan dan lingkungan secara serius dan berkelanjutan, karena kebersihan lingkungan merupakan cerminan wajah pemerintah di mata publik.

“Jangan biarkan persoalan sampah menjadi simbol ketidakmampuan pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan,” ujarnya.

Dalam penanganan konflik sosial, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir sebagai penengah, pelindung, dan pemulih, dengan pendekatan yang adil, tegas, dan berkelanjutan agar tidak memicu konflik susulan.

Secara khusus, ia menginstruksikan Kepala Kesbangpol untuk segera berkoordinasi dan memfasilitasi pertemuan rekonsiliasi percepatan penyelesaian konflik warga, terutama di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu.

OPD terkait, seperti Dinas Perumahan, Pemberdayaan Masyarakat, Sosial, Kesehatan, dan Pendidikan, diminta terus berkoordinasi guna memastikan penyediaan layanan dasar yang memadai dan berkelanjutan.

Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa ASN merupakan penggerak utama perubahan daerah. Ia mengajak seluruh ASN Maluku Tengah memperkuat disiplin, integritas, dan profesionalisme, serta meninggalkan pola kerja pasif dan mentalitas bekerja tanpa target.

“Bangun budaya kerja yang proaktif, bertanggung jawab atas kinerja, dan menjadikan integritas sebagai identitas ASN Maluku Tengah,” pungkasnya. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !