BM31News
BM31News

ICMI Soroti Potensi Blok Masela, Minta Pengembangan Energi Maluku Berdampak bagi Ekonomi Daerah

Priyo Budi Santoso berharap pengembangan Blok Masela tidak hanya mendukung kepentingan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi Maluku.

Ambon, | Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyoroti pentingnya memastikan pengembangan potensi energi Maluku, khususnya Blok Masela, memberikan manfaat ekonomi nyata bagi daerah dan masyarakat setempat. Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kerja Sama Antar Lembaga MPP ICMI, Priyo Budi Santoso, saat membuka Maluku Business Forum 2026 di Ballroom Hotel Santika Ambon, Minggu malam (1/11/2026).

Priyo menegaskan, pengembangan potensi energi Maluku harus mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, bukan hanya mendukung kepentingan energi nasional. Menurutnya, keberadaan sumber daya energi berskala strategis perlu diikuti manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat Maluku.

Dalam sambutannya, Priyo secara khusus menyinggung Blok Masela sebagai salah satu potensi energi besar yang dimiliki Maluku. Ia berharap pengembangan proyek tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat di daerah penghasil.

“Kalau ini bekerja nanti bawa LNG, gas alam, gas apa pun nanti nyipratnya juga ke sini dan untuk kepentingan nasional kita porsi mayoritas insyaallah nanti terjadinya Masela itu merupakan keberkahan yang dikirim Tuhan kepada tanah Maluku ini,” kata Priyo.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Maluku Business Forum 2026 yang mengangkat tema “Dinamisasi Ekosistem Energi Maluku Melalui Optimalisasi Potensi, Hilirisasi Industri dan Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan”. Forum ini menjadi ruang pembahasan mengenai peluang pengembangan sektor energi dan investasi strategis di Maluku.

Priyo menilai, potensi energi yang dimiliki Maluku perlu didorong melalui pengembangan ekosistem ekonomi yang lebih luas. Optimalisasi sumber daya, hilirisasi industri, dan investasi strategis menjadi aspek penting agar potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.

Ia juga menyinggung perlunya keterlibatan kalangan akademisi dan perguruan tinggi dalam memberikan pemikiran serta rekomendasi strategis terkait pembangunan Maluku. Menurutnya, para akademisi di Universitas Pattimura dan kalangan cendekiawan perlu berperan menyampaikan gagasan pembangunan kepada pemerintah pusat.

“Pak Rektor jangan ragu-ragu, monggo doktor-doktor profesor gerakkan semua untuk memberikan pikiran-pikiran, sampaikan juga suara ke Jakarta,” ujar Priyo.

Selain membahas potensi energi, Priyo menempatkan Maluku dalam konteks pembangunan ekonomi nasional yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan anggaran dan dinamika geopolitik yang berpengaruh terhadap harga energi dunia. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari tantangan yang perlu diperhitungkan dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.

Maluku Business Forum 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to Muktamar VIII ICMI Tahun 2026. Muktamar tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Ambon pada Desember 2026 mendatang, dengan Universitas Pattimura sebagai lokasi penyelenggaraan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Priyo Budi Santoso yang hadir mewakili Majelis Pengurus Pusat ICMI. Forum tersebut juga dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta tokoh nasional, termasuk Ketua Dewan Kehormatan ICMI, Muhammad Jusuf Kalla.

Melalui forum tersebut, pembahasan mengenai potensi energi Maluku kembali mengemuka sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah. Harapan agar pengembangan Blok Masela memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.(BM31-01)

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.