Ambon,
| Kejuaraan Antar Dojo Pattimura Shorinji Kempo Championship V Tahun 2026 resmi berakhir dengan Dojo Saka Mese Nusa keluar sebagai juara pertama setelah mengoleksi 21 medali. Kejuaraan yang digelar UKM Kempo Universitas Pattimura (Unpatti) tersebut berlangsung pada 24-26 September 2026 di Auditorium Unpatti.
Posisi kedua ditempati Dojo Kepulauan Tanimbar dengan raihan 11 medali, sedangkan Dojo Universitas Terbuka berada di peringkat ketiga dengan koleksi sembilan medali. Hasil tersebut menjadi bagian dari capaian para dojo yang mengikuti rangkaian pertandingan selama tiga hari.
Penutupan kejuaraan dihadiri perwakilan KONI Provinsi Maluku, pembina dan pelatih, wasit, serta atlet dari berbagai dojo. Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan menjadi penanda berakhirnya Pattimura Shorinji Kempo Championship V Tahun 2026.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun, mengapresiasi UKM Kempo Unpatti yang telah menyelenggarakan kompetisi tersebut. Ia berharap kejuaraan dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak dojo dari kabupaten/kota di Maluku.
“Keberadaan UKM, termasuk UKM Kempo, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan prestasi. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu tantangan dalam mengikutsertakan atlet pada berbagai kejuaraan,” kata Nur Aida Kubangun.
Menurut Nur Aida, Unpatti memiliki atlet yang berpotensi mengikuti berbagai kejuaraan. Namun, keterbatasan anggaran terkadang menjadi kendala dalam mengirimkan seluruh atlet untuk mengikuti kompetisi.
Karena itu, ia berharap dukungan KONI dan Perkemi dapat terus diperkuat agar semakin banyak atlet muda Maluku memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi. Dukungan tersebut dinilai penting dalam memperluas pengalaman bertanding sekaligus mendukung pembinaan prestasi olahraga mahasiswa.
Nur Aida juga memberikan pesan kepada atlet yang belum berhasil meraih juara agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai alasan untuk berhenti berlatih. Ia mendorong para atlet menjadikan hasil kejuaraan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan.
“Bagi adik-adik yang belum memperoleh juara, itu adalah kemenangan yang tertunda. Tetap semangat berlatih dan semoga tahun depan bisa lebih baik lagi,” pesannya.
Ketua Umum Perkemi Provinsi Maluku, Anos Yermias, turut mengapresiasi pelaksanaan Pattimura Shorinji Kempo Championship V. Menurutnya, kompetisi antardojo menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet sebelum menghadapi pertandingan pada tingkat yang lebih tinggi.
“Kompetisi seperti ini mempersiapkan adik-adik untuk pada waktunya dapat berkompetisi di level yang lebih baik dan lebih tinggi, seperti Kejuaraan Nasional, Pra-PON, hingga PON,” kata Anos Yermias.
Anos juga menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, pembina, wasit, dan seluruh dojo yang berpartisipasi. Ia berharap kompetisi serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak dojo dari kabupaten/kota di Maluku.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan memberikan kesempatan kepada atlet untuk memperoleh pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan. Pattimura Shorinji Kempo Championship V Tahun 2026 pun menjadi salah satu ajang pembinaan atlet melalui pengalaman kompetisi antardojo.(BM31)






