Ambon,
| Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Fredy Leiwakabessy melepas kontingen Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Maluku untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Jumat (4/9/2026), menjelang pelaksanaan Peksiminas di Jember, Jawa Timur, pada 7-11 September 2026.
Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan Universitas Pattimura terhadap mahasiswa Maluku yang telah melewati rangkaian seleksi hingga terpilih untuk tampil pada ajang seni mahasiswa tingkat nasional. Para peserta membawa tanggung jawab untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik almamater dan Provinsi Maluku.
Secara simbolis, prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera BPSMI Provinsi Maluku oleh Ketua BPSMI Maluku, Nur Aida Kubangun kepada Ketua Kontingen. Penyerahan tersebut menandai keberangkatan kontingen untuk menjalankan tugas membawa nama daerah pada Peksiminas XVIII.
Rektor Unpatti menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang berhasil melewati tahapan seleksi sebelum memperoleh kesempatan mewakili Maluku. Menurutnya, terpilihnya mahasiswa sebagai bagian dari kontingen nasional merupakan kesempatan penting untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan talenta yang dimiliki.
“Ini sebuah kesempatan dan anugerah dari Tuhan bagi talenta-talenta terbaik perguruan tinggi kita,” ujar Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy.
Fredy menekankan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi nasional tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir. Para peserta diminta menunjukkan kemampuan secara maksimal, menjaga sikap selama kompetisi, serta memahami bahwa prestasi lahir melalui proses, latihan, konsistensi, dan dedikasi.
“Jangan viral dengan gaya yang salah, tapi viral dengan prestasi,” tegas Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy.
Pesan tersebut menjadi penekanan agar mahasiswa menjadikan Peksiminas sebagai ruang pembuktian kemampuan melalui karya dan prestasi. Selain berkompetisi, kontingen juga diharapkan mampu menjaga etika, membawa citra positif perguruan tinggi, serta memperlihatkan kualitas talenta mahasiswa Maluku di tingkat nasional.
Peksiminas XVIII di Jember menjadi momentum bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi di bidang seni sekaligus memperluas pengalaman dan jejaring antarmahasiswa. Dukungan institusi menjadi bagian penting agar peserta dapat menjalankan peran tersebut dengan penuh tanggung jawab, sementara capaian akhir tetap ditentukan oleh proses kompetisi dan penilaian dalam ajang tersebut.
Dengan pelepasan itu, Universitas Pattimura menegaskan dukungannya terhadap pengembangan prestasi mahasiswa di luar bidang akademik. Kontingen BPSMI Maluku diharapkan mampu tampil optimal, menjunjung sportivitas, serta membawa pulang capaian yang membanggakan bagi Maluku dan almamater.(BM31)









