Ambon,
| Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menggelar acara Welcome to Prodi Ilmu Pemerintahan di Aula Lantai III FISIP Unpatti pada Jumat (26/9/2025). Kegiatan yang dihadiri pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa baru ini menegaskan komitmen jurusan dalam membentuk intelektual muda berbudaya di era disrupsi 5.0.
Acara yang mengangkat tema “Membangun Solidaritas Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dalam Membentuk Intelektual Muda dan Berbudaya” diawali dengan tarian sakral maku-maku, warisan leluhur Maluku dari Nunusaku sebagai simbol persatuan dan rasa syukur. Tarian ini, yang dahulu menjadi penutup upacara adat seperti inisiasi persekutuan Kakehan dan pengangkatan raja, dihadirkan untuk menegaskan pentingnya pelestarian tradisi dalam proses pendidikan modern.
Turut hadir Dekan FISIP Unpatti Wahab Tuanaya, Wakil Dekan Bidang Akademik Josep A. Ufi, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Said Lestaluhu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Paulus Koritelu, Guru Besar Prodi Ilmu Pemerintahan Jusuf Madubun, Kaprodi Ilmu Pemerintahan Mike J. Rolobessy, serta sesepuh Ilmu Pemerintahan Sukur Soasiu. Kehadiran para tokoh ini menegaskan dukungan penuh terhadap pembentukan karakter intelektual yang selaras dengan kearifan lokal.
“Mahasiswa baru akan menjadi bagian penting di Prodi ini dan diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan Ilmu Pemerintahan. Pentas seni hari ini adalah ruang ekspresi untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat kolaborasi antar mahasiswa, dosen, dan civitas akademika,” kata Kaprodi Ilmu Pemerintahan, Mike J. Rolobessy.
Dalam sambutannya, Dekan FISIP Unpatti Wahab Tuanaya menegaskan bahwa acara penyambutan ini merupakan wujud inovasi pendidikan yang layak dicontoh prodi lain. “Gagasan dari Prodi Ilmu Pemerintahan ini menjadi contoh positif. Kami menyambut mahasiswa baru untuk mencapai cita-cita akademik dan menyesuaikan diri dengan ketentuan fakultas. Jadilah intelektual yang menjaga marwah kampus dengan baik,” kata Wahab Tuanaya.
Selain tarian maku-maku, pentas seni juga menampilkan Timar Rubil atau tarian panah khas Pulau Kei, serta tarian Nabar Ila’a dari Kepulauan Tanimbar oleh kelompok tari Taalas Eras Nusa prodi Ilmu Pemerintahan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Ngobrol Asik yang dimoderatori Muhamad Yusril bersama narasumber Mochtar, memberikan pemahaman mendalam tentang Program Studi Ilmu Pemerintahan dan peluang akademik di era digital.
Momentum budaya ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan mahasiswa baru, tetapi juga sarana memperkuat identitas Maluku dalam dunia pendidikan tinggi. Dengan memadukan nilai tradisi dan inovasi akademik, FISIP Unpatti menegaskan peran strategisnya menyiapkan lulusan yang intelektual, adaptif, dan berkarakter lokal. (BM31-JP)







