Masohi,
| Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Maluku Tengah, Husein Mukadar, menegaskan pentingnya peran fasilitator gugus kecamatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat kecamatan.
Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Rekrutmen Fasilitator Pendidikan Gugus Kecamatan yang berlangsung di Aula Hotel Isabella, Kota Masohi, beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut turut dihadiri Tim Inovasi Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, para pemateri, serta calon fasilitator pendidikan dari sejumlah kecamatan di Kota Masohi.
Mukadar menjelaskan, rekrutmen ini merupakan langkah strategis Dikbud Maluku Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang dimulai dari tingkat kecamatan. Ia menekankan bahwa dibutuhkan fasilitator yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kemampuan memadai untuk mendukung pengembangan mutu pendidikan di daerah.
“Rekrutmen Fasilitator Pendidikan Gugus Kecamatan sangat penting karena pada dasarnya bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah. Kami membutuhkan fasilitator yang mampu, handal, dan mumpuni dalam pengembangan mutu pendidikan bagi siswa,” kata Mukadar.
Lebih lanjut ia menegaskan, fasilitator gugus kecamatan akan berperan besar dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pendidikan di setiap wilayah. Oleh karena itu, seleksi dilakukan secara transparan, terbuka, dan objektif untuk memastikan peserta yang lolos benar-benar memenuhi standar kualifikasi yang telah ditentukan.
“Peserta yang direkrut harus benar-benar memenuhi standar kualifikasi melalui proses seleksi yang terbuka dan objektif. Dengan begitu, fasilitator yang terpilih adalah mereka yang terbaik untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Maluku Tengah,” ujarnya.
Mukadar menambahkan, fasilitator nantinya diharapkan mampu menjalin kerja sama erat dengan kepala sekolah, guru, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan proses pembelajaran yang lebih efisien sehingga siswa dapat mencapai hasil belajar optimal.
“Fasilitator harus bekerja sama dengan kepala sekolah, guru, maupun semua pihak yang memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Harapannya, siswa dapat memperoleh hasil terbaik melalui sistem pendidikan yang lebih berkualitas,” tegasnya.
Melalui kegiatan rekrutmen ini, Dikbud Maluku Tengah berharap dapat melahirkan fasilitator yang berkompetensi tinggi dan berdedikasi penuh sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan modern sekaligus mendukung program nasional Indonesia Emas 2045. (BM31-02)







