BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News

Perlakuan Tidak Manusiawi Terhadap Pedagangan Asongan, PT Pelindo Dipanggil Komisi IV

Dia menegaskan, idealnya di setiap pelabuhan harus tersedia area khusus bagi para pedagang asongan untuk berjualan, kemudian setiap orang yang beraktivitas di kawasan pelabuhan harus dilengkapi kartu tanda pengenal.

Komandan Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IX Ambon Kolonel Marinir Rowin Zummy Simarmata mengatakan, sejak awal sudah memikirkan bahwa akan ada gesekan terkait pengamanan di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

“Kami sudah sampaikan kepada para pedagang asongan lewat rapat di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Ambon terkait pengamanan pelabuhan, dan kami juga mohon maaf ada sedikit perselisihan dengan anggota di lapangan,” ujarnya lagi.

Pengamanan juga dilakukan terhadap barang bawaan penumpang kapal yang mencurigakan, seperti minuman keras tradisional dan cairan merkuri yang langsung dimusnahkan di pelabuhan.

BM31News

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, prinsipnya Polri mendukung semua aturan yang berlaku di kawasan pelabuhan.

“Memang ada hambatan berupa kurangnya komunikasi yang terjadi, tetapi pedagang asongan tidak lagi diperbolehkan masuk ke pelabuhan dan naik ke atas kapal Pelni untuk berjualan,” ujarnya.

Tetapi dari sisi kemanusiaan, para pedagang asongan ini juga perlu dirangkul dan diakomodir dan semua pihak juga diwajibkan menjaga kamtibmas di area tersebut. (BM31)

๐Ÿ“ข Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
โš ๏ธ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.
Penulis: Jems BenikoEditor: Jems Beniko

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow