BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Sinergi Pemda-TNI Cetak 91 Hektar Sawah di Malteng

Program cetak sawah 91 hektar di Seram Utara Timur Kobi menjadi langkah strategis Pemkab Maluku Tengah dan TNI memperkuat kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Jakarta, | Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memperkuat strategi ketahanan pangan daerah melalui program cetak sawah baru seluas 91 hektar di Negeri Sariputih dan Leawai, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi. Program yang dikerjakan melalui sinergi Pemerintah Daerah, Kementerian Pertanian RI, dan TNI itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan kontrak konstruksi Tahun Anggaran 2026 di Hotel The Margo, Kota Depok, Rabu (13/5/2026).

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bersama Dandim 1502/Masohi, Adi Eka Jaya Saputra. Langkah itu menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah daerah menjawab tantangan ketahanan pangan sekaligus memperluas basis ekonomi masyarakat pedesaan yang selama ini bergantung pada sektor pertanian tradisional.

Program cetak sawah tersebut dinilai strategis karena tidak hanya menambah luasan lahan produktif, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan ekonomi berbasis desa di kawasan Seram Utara Timur Kobi. Di tengah meningkatnya tantangan distribusi pangan dan ketergantungan pasokan dari luar daerah, pengembangan sawah baru menjadi langkah penting untuk memperkuat produksi pangan lokal secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Pengembangan lahan sawah baru di Sariputih dan Leawai diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi beras lokal, membuka peluang kerja baru, serta memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat tani.

“Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan,” kata Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Menurut Zulkarnain, program cetak sawah menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan di masa depan. Selain meningkatkan produksi beras lokal, proyek tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan.

Keterlibatan TNI dalam proyek cetak sawah itu disebut menjadi faktor penting untuk mempercepat pelaksanaan program di lapangan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian RI, dan TNI dipandang sebagai model kerja terpadu dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui optimalisasi lahan pertanian baru,” kata Dandim 1502/Masohi, Adi Eka Jaya Saputra.

Adi menegaskan, keterlibatan TNI dalam proyek pertanian bukan hanya sebatas dukungan teknis, tetapi bagian dari kontribusi institusi dalam membantu pemerintah membangun kemandirian pangan masyarakat.

Kawasan Seram Utara Timur Kobi dipilih karena memiliki potensi pengembangan lahan pertanian yang dinilai masih cukup besar. Selama ini, sebagian wilayah pedesaan di Maluku Tengah masih menghadapi keterbatasan lahan produktif dan rendahnya optimalisasi sektor pertanian modern.

Program cetak sawah baru tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah. Dengan bertambahnya lahan sawah produktif, pemerintah berharap distribusi pangan masyarakat dapat lebih stabil sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Selain berdampak pada sektor pangan, proyek tersebut diperkirakan akan memicu aktivitas ekonomi baru di wilayah pedesaan. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan hasil pertanian, hingga tumbuhnya aktivitas perdagangan berbasis hasil tani masyarakat.

Sinergi Pemda–TNI dalam proyek cetak sawah ini memperlihatkan bahwa pembangunan sektor pertanian tidak lagi dipandang sebagai program sektoral semata, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah yang menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan ketahanan masyarakat secara menyeluruh.(BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow