Masohi,
| Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam membina dan menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026.
Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia sebagai investasi strategis demi mewujudkan Kabupaten Maluku Tengah yang maju, berkembang, kompetitif, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Umar Sopalatu, saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026 di Lobi Lantai III Hotel One May, Masohi, Senin (3/8/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maluku Tengah Johanes Noya beserta jajaran, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kabupaten Maluku Tengah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, para camat, perwakilan guru dari sekolah peserta Paskibraka, serta para pelatih, pembina, dan peserta Paskibraka Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi Paskibraka melalui proses yang berlangsung secara ketat, objektif, dan kompetitif.
“Keberhasilan menjadi peserta Paskibraka merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, ketekunan, serta dukungan penuh dari orang tua, guru, dan seluruh pihak yang telah membimbing para peserta,” ujar Zulkarnain dalam sambutan yang dibacakan Umar Sopalatu.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar memperoleh kehormatan mengibarkan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, peserta Paskibraka merupakan generasi muda terpilih yang diharapkan menjadi teladan dalam kedisiplinan, kepemimpinan, integritas, semangat gotong royong, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Bupati menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka tidak hanya berorientasi pada pembinaan fisik maupun keterampilan baris-berbaris, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, mental, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air dan daerah.
“Pendidikan dan pelatihan ini bertujuan membentuk karakter, mental, dan tanggung jawab peserta agar memiliki kecintaan terhadap bangsa, negara, serta Kabupaten Maluku Tengah sebagai daerah yang harus terus dibangun bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Zulkarnain meminta seluruh peserta menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan agar tetap melekat dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai anggota Paskibraka maupun sebagai bagian dari masyarakat.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin, mematuhi arahan pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, menjunjung tinggi kebersamaan, serta menghormati sesama peserta.
“Jadikan setiap tantangan selama pelatihan sebagai sarana untuk mengasah kemampuan, memperkuat karakter, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” pesannya.
Di sisi lain, Bupati juga memberikan apresiasi sekaligus harapan kepada seluruh pelatih dan pembina agar menjalankan tugas secara profesional dalam membimbing peserta selama proses pendidikan dan pelatihan berlangsung.
Menurutnya, peran pelatih dan pembina sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter peserta sehingga mampu melahirkan generasi muda Maluku Tengah yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta siap mengemban amanah sebagai calon pemimpin masa depan.
Menutup sambutannya, Zulkarnain mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda sebagai aset pembangunan daerah.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan ruang dan dukungan kepada generasi muda agar terus berkembang menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tutupnya.(BM31-02)





