Masohi,
| Komitmen membentuk peserta didik yang kreatif, unggul, berprestasi, dan berkarakter di era digital terus menjadi arah utama pengembangan pendidikan di SMP Negeri 38 Maluku Tengah. Semangat tersebut ditegaskan oleh seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, sebagai fondasi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 38 Maluku Tengah, Linjce C. Patty saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 SMP Negeri 38 Maluku Tengah yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026).
Perayaan tersebut dihadiri Komite Sekolah, dewan guru, guru purnabakti, tokoh agama, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi SMP Negeri 38 Maluku Tengah.
Dalam sambutannya, Linjce Patty menyampaikan bahwa usia ke-63 merupakan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, enam dekade perjalanan sekolah menjadi bukti konsistensi lembaga pendidikan tersebut dalam menjalankan tugas mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Usia 63 tahun bukan lagi usia yang muda bagi sebuah lembaga pendidikan. Ini merupakan perjalanan panjang pengabdian dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, unggul, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Linjce Patty.
Ia menjelaskan, SMP Negeri 38 Maluku Tengah yang sebelumnya dikenal sebagai SMP Negeri 1 Masohi telah melahirkan ribuan alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang profesi, baik di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua, peserta didik, masyarakat, hingga para guru purnabakti yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan sekolah.
“Keberhasilan yang diraih sekolah ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan,” katanya.
Pada momentum HUT ke-63, Linjce Patty juga mengajak seluruh warga sekolah untuk terus bersyukur kepada Tuhan atas penyertaan dalam perjalanan panjang SMP Negeri 38 Maluku Tengah, sekaligus menjadikan perayaan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menegaskan bahwa sekolah harus mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sehingga mampu bersaing pada tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah untuk terus mendukung implementasi visi dan misi sekolah dalam menciptakan peserta didik yang kreatif, inovatif, berprestasi, serta memiliki karakter yang kuat di tengah perkembangan teknologi digital.
Menurut Linjce Patty, reputasi SMP Negeri 38 Maluku Tengah dibangun melalui berbagai prestasi yang diraih peserta didik selama bertahun-tahun, sehingga sekolah tersebut dikenal luas sebagai salah satu lembaga pendidikan yang memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan.
Salah satu indikator keberhasilan tersebut, lanjutnya, tercermin dari keberhasilan sekolah mempertahankan Akreditasi A. Ia menjelaskan bahwa penetapan akreditasi dilakukan melalui mekanisme otomatis (automasi) berdasarkan capaian rapor pendidikan sekolah, tanpa melalui proses visitasi lapangan oleh Badan Akreditasi Nasional.
Pencapaian itu, menurutnya, menjadi bukti bahwa kualitas tata kelola, proses pembelajaran, serta kinerja sekolah dinilai memenuhi standar mutu pendidikan yang ditetapkan pemerintah.
Linjce Patty berharap momentum HUT ke-63 menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi seluruh elemen pendidikan dalam mewujudkan SMP Negeri 38 Maluku Tengah sebagai sekolah yang terus melahirkan generasi muda yang unggul, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan era digital.(BM31-02)






