Masohi,
| Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir (Ozan), menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan sektor pertanian, khususnya pengembangan komoditas jagung, sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya jagung seluas tiga hektare di Negeri Tehoru, Kecamatan Tehoru.
Dalam sambutannya, Ozan meminta para petani untuk tetap serius dan konsisten dalam mengembangkan budidaya jagung. Ia menilai, kegiatan penanaman dan panen jagung merupakan langkah konkret yang harus terus didorong karena memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ketahanan pangan masyarakat dan daerah.
“Penanaman jagung ini merupakan bukti komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Maluku Tengah yang bertajuk Pamahanunusa,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Ozan, mengapresiasi kerja keras para petani serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan lahan hingga memasuki masa panen. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama Pemerintah Provinsi Maluku saat ini memiliki komitmen kuat untuk menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah. Peningkatan produksi pangan, termasuk jagung, dinilai strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Panen raya di Negeri Tehoru diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Maluku Tengah untuk mengoptimalkan potensi pertanian yang dimiliki. Dengan dukungan berkelanjutan, sektor pertanian diyakini mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun regional.
Bupati juga menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dalam menjawab tantangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (BM31-02)







