Masohi,
| Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, secara resmi melepas sebanyak 69 anggota Kontingen Khafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Maluku Tengah untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Kota Ambon pada 22-28 Juni 2026.
Prosesi pelepasan dilaksanakan di Operational Room Lantai III Kantor Bupati Maluku Tengah dan dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, staf ahli bupati, asisten sekretariat daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh anggota kontingen khafilah.
Kontingen Maluku Tengah terdiri atas 46 peserta yang akan berkompetisi pada tujuh cabang lomba, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, serta Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an (M2IQ/KTI Al-Qur’an). Sementara total rombongan yang diberangkatkan mencapai 69 orang, termasuk official dan pendamping.
Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain Awat Amir menegaskan bahwa Pemerintah Daerah dan masyarakat Maluku Tengah memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta yang akan membawa nama daerah berjuluk Pamahanunusa pada ajang keagamaan bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, kehadiran khafilah Maluku Tengah di Ambon tidak sekadar mewakili daerah dalam sebuah kompetisi, tetapi juga membawa amanah, harapan, doa, dan kebanggaan seluruh masyarakat Maluku Tengah.
“Saya percaya dan optimistis seluruh peserta memiliki kemampuan yang baik serta telah menjalani proses pembinaan yang matang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pelatih, dan official. Dengan persiapan tersebut, saya yakin kontingen Maluku Tengah mampu memberikan penampilan terbaik selama pelaksanaan MTQ,” ujar Zulkarnain.
Bupati menekankan bahwa esensi penyelenggaraan MTQ tidak hanya berorientasi pada perolehan prestasi dan gelar juara. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an serta mendorong implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan hanya tentang kompetisi. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, memperkuat keimanan, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Zulkarnain juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, serta menjaga kekompakan selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ di Ambon.
Ia mengingatkan seluruh anggota khafilah untuk membangun semangat kebersamaan dan saling mendukung sebagai satu keluarga besar Maluku Tengah demi menjaga kondisi mental dan fisik selama kompetisi berlangsung.
Kepada para official dan pendamping, Bupati menitipkan tanggung jawab penuh terhadap kebutuhan peserta. Ia meminta seluruh official memastikan setiap anggota kontingen memperoleh pelayanan, pendampingan, dan fasilitas yang memadai sehingga dapat mengikuti seluruh tahapan perlombaan secara optimal.
“Saya menitipkan seluruh peserta kepada para official. Pastikan setiap kebutuhan peserta terpenuhi dengan baik, berikan pelayanan terbaik, sehingga mereka dapat tampil maksimal dan fokus mengikuti seluruh rangkaian perlombaan,” pungkasnya.(BM31-02)






