BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News

FPIK Unpatti Dorong Transformasi Menuju Daya Saing Global

Dialog Pagi Inspiratif menjadi forum strategis FPIK Unpatti merumuskan arah pengembangan akademik, riset, SDM, fasilitas, dan akreditasi internasional.

Ambon, | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) mendorong transformasi strategis menuju fakultas berdaya saing global melalui penguatan sumber daya manusia, sarana-prasarana, kerja sama, riset, dan akreditasi. Arah tersebut dibahas dalam Diskusi Akademik “Dialog Pagi Inspiratif” sebagai rangkaian Dies Natalis ke-44 FPIK, Kamis (3/9/2026), di Halte Coffee FPIK.

Diskusi mengangkat tema “Kampus Baru, Transformasi Baru: Arah Strategis FPIK Menuju Fakultas Berdaya Saing Global” dengan menghadirkan Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, sebagai narasumber. Forum tersebut menjadi ruang akademik untuk membahas kebutuhan dan strategi pengembangan FPIK dalam menghadapi tuntutan pendidikan tinggi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Fredy Leiwakabessy menegaskan bahwa pengembangan FPIK membutuhkan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan jaringan kerja sama dan optimalisasi sumber daya manusia. Menurutnya, seluruh potensi yang dimiliki fakultas perlu diarahkan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan akademik.

“Memang itu butuh kerja keras dan membutuhkan sumber dana yang harus kita perjuangkan. Namun demikian, kita tetap akan berjuang sambil membenahi sarana dan prasarana yang ada,” kata Rektor Fredy Leiwakabessy.

Penguatan laboratorium dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur bangunan menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan FPIK. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang proses pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset.

Di tengah keterbatasan sarana, kolaborasi lintas fakultas di lingkungan Unpatti menjadi salah satu opsi yang dibahas. Pemanfaatan fasilitas pendukung milik fakultas lain dapat menjadi bagian dari strategi untuk memperluas akses pembelajaran dan kegiatan akademik sembari penguatan infrastruktur FPIK terus diperjuangkan.

Agenda transformasi juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan jaringan kerja sama, serta pengembangan penelitian yang berkaitan dengan sains, teknologi, dan kebutuhan industri. Langkah tersebut diarahkan agar FPIK mampu meningkatkan relevansi akademik sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap kebutuhan pembangunan masyarakat kepulauan.

Aspek akreditasi turut menjadi perhatian. Lima program studi yang telah meraih akreditasi unggul diarahkan untuk memperkuat kualitas dan mempersiapkan diri menuju akreditasi internasional melalui ACIN, sehingga peningkatan mutu tidak berhenti pada pencapaian akreditasi nasional.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik FPIK Unpatti, Simon Tubalawony, menempatkan FPIK sebagai bagian strategis dalam mewujudkan Pola Ilmiah Pokok Unpatti, Bina Mulia Kelautan. Posisi tersebut, menurutnya, membawa tanggung jawab untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul yang memiliki karakter sebagai masyarakat laut dan pulau.

“Untuk itu, diskusi akademik ini penting dilaksanakan sebagai ruang untuk menghasilkan berbagai strategi dan kebijakan bagi pengembangan FPIK Universitas Pattimura yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Wakil Dekan I FPIK Simon Tubalawony.

Dialog Pagi Inspiratif tersebut merupakan pertemuan keenam sekaligus terakhir dalam rangkaian kegiatan menyongsong Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti. Berbagai gagasan, masukan, strategi, dan rekomendasi yang dihimpun dari rangkaian diskusi diharapkan dapat dirumuskan menjadi naskah akademik sebagai pedoman pengembangan FPIK ke depan.

Rektor berharap hasil pemikiran yang lahir dari forum tersebut tidak berhenti sebagai gagasan akademik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memperkuat FPIK, Unpatti, dan manfaat perguruan tinggi bagi masyarakat.

“Ini berdampak bagi kemajuan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sendiri, tetapi juga berdampak bagi kemajuan Unpatti dan pada akhirnya dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Rektor Fredy Leiwakabessy.(BM31)

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.
BM31News