BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News

Unpatti Luluskan 15 Dokter Baru

Penambahan dokter baru Unpatti beriringan dengan langkah Pemprov Maluku memetakan kebutuhan dan distribusi tenaga medis di wilayah kepulauan.

Ambon, | Sebanyak 15 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) resmi diambil sumpah dan dilantik pada Selasa (11/8/2026). Penambahan lulusan ke-39 itu membuat total dokter yang telah dihasilkan FK Unpatti mencapai 723 orang, di tengah kebutuhan pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku kini mulai memetakan kebutuhan dokter di 11 kabupaten/kota untuk menentukan jumlah dan penempatan tenaga medis secara lebih tepat.

Pelantikan tersebut tidak hanya menandai berakhirnya pendidikan profesi para lulusan. Momentum itu juga mempertegas tantangan berikutnya, yakni memastikan tenaga dokter yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau. Tantangan tersebut menjadi semakin penting karena kondisi geografis Maluku membutuhkan pola pelayanan kesehatan yang menyesuaikan karakter wilayah kepulauan.

Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, mengatakan pendidikan kedokteran di Maluku memiliki tanggung jawab sosial yang tidak berhenti pada pencapaian kompetensi akademik. Menurutnya, lulusan harus memiliki kesiapan untuk memahami kondisi masyarakat dan memberikan pelayanan di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

“Sebagai institusi pendidikan kedokteran yang berada di wilayah kepulauan, Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura memiliki visi untuk melahirkan ‘dokter pulau’, yakni dokter yang tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga memiliki empati, tanggung jawab, ketahanan mental, serta motivasi untuk memberikan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir dan pulau-pulau,” kata Fredy.

Konsep tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip social accountability dalam pendidikan kedokteran. Orientasi pendidikan tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan dokter dalam jumlah tertentu, tetapi juga membentuk tenaga medis yang memahami persoalan sosial dan kebutuhan kesehatan masyarakat di daerah kepulauan.

Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, Farah Christina Noya, menegaskan bahwa kualitas lulusan tetap menjadi perhatian sejak penerimaan mahasiswa hingga proses kelulusan. Evaluasi dilakukan pada berbagai tahapan untuk memastikan setiap mahasiswa memenuhi standar akademik dan kompetensi pendidikan kedokteran.

“Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan pada berbagai tahapan pendidikan untuk memastikan mahasiswa mampu mencapai standar yang dipersyaratkan dalam pendidikan kedokteran,” kata Farah.

Menurut Farah, proses tersebut diarahkan agar dokter lulusan FK Unpatti tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan klinis. Kesiapan mental dan etika profesi juga menjadi bagian dari standar yang harus dipenuhi karena berkaitan langsung dengan tanggung jawab tenaga medis serta keselamatan pasien.

BM31News BM31News BM31News

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menyoroti kebutuhan tenaga dokter yang harus disesuaikan dengan karakter geografis Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku mulai melakukan pemetaan kebutuhan tenaga dokter di seluruh kabupaten/kota sebagai dasar untuk mengetahui kebutuhan riil sekaligus menentukan distribusinya.

Vanath meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengoordinasikan seluruh kepala dinas kesehatan di 11 kabupaten/kota untuk melakukan pemetaan kebutuhan dokter di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan tenaga medis dan menjadi dasar bagi upaya pemerataan pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, bertambahnya 15 dokter baru menjadi bagian dari mata rantai yang lebih besar dalam pembangunan kesehatan Maluku. Tantangan selanjutnya bukan semata-mata menambah jumlah lulusan, melainkan memastikan ketersediaan dan penempatan dokter sesuai kebutuhan setiap wilayah. Data pemetaan dari pemerintah daerah akan menjadi salah satu dasar penting untuk melihat sejauh mana konsep “dokter pulau” dapat diterjemahkan menjadi pelayanan kesehatan yang lebih merata.(BM31)

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.
BM31News