BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Wanita 21 Tahun Lompat dari Jembatan Merah Putih Ambon, Ditemukan Meninggal Dunia

Tragedi dini hari di ikon Kota Ambon berujung duka, operasi SAR gabungan berhasil menemukan korban di bawah jembatan

Ambon, | Kondisi membahayakan jiwa manusia kembali terjadi di salah satu ikon Kota Ambon, Jembatan Merah Putih, pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIT. Seorang wanita bernama Sandra Villia Caniago (21) dilaporkan nekat melompat dari atas jembatan. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Call Center 112 Kota Ambon, yang selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ambon untuk proses evakuasi. Tim SAR bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia.

Kronologi kejadian bermula saat seorang warga bernama Ongen melihat langsung insiden tersebut dan segera mengambil langkah cepat dengan melaporkan kejadian ke pihak berwenang. Laporan tersebut diterima sekitar pukul 04.30 WIT dan langsung ditindaklanjuti oleh Basarnas Ambon.

Sekitar pukul 04.50 WIT, Tim Rescue dari Kantor SAR Ambon diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari kantor SAR dengan arah 72,18 derajat ke Timur. Pergerakan cepat ini menunjukkan respons tanggap darurat terhadap situasi yang mengancam keselamatan jiwa manusia.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 05.00 WIT, Tim SAR langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi korban di area bawah jembatan, yang memiliki struktur beton penyangga dan kondisi medan yang cukup sulit dijangkau.

“Sekitar pukul 05.00 WIT tim tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna proses evakuasi,” kata Kepala Kantor SAR Ambon.

Proses pencarian berlangsung selama beberapa jam dengan melibatkan berbagai unsur potensi SAR, termasuk Polda Maluku, Polres Pulau Ambon, Polsek Teluk Ambon, Dokkes Polda Maluku, serta masyarakat sekitar yang turut membantu di lokasi kejadian.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada pukul 07.40 WIT, ketika Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban di bagian bawah jembatan, tepatnya pada penyangga beton dalam kondisi tidak bernyawa.

“Pukul 07.40 WIT Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia pada penyangga beton bawah jembatan, kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses lebih lanjut,” kata Kepala Kantor SAR Ambon.

Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan, antara lain Rescue Car, truk personel, peralatan SAR air, tas medis, serta ambulans milik Polda Maluku guna menunjang kelancaran proses evakuasi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah dilakukan.

Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keamanan dan pengawasan di kawasan Jembatan Merah Putih sebagai salah satu infrastruktur strategis sekaligus destinasi publik di Kota Ambon. Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis masyarakat serta perlunya respons cepat dalam situasi darurat yang melibatkan keselamatan jiwa. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.
BM31News

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !