BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News

Universitas Pattimura Perkuat Kerja Sama NZMATES dan Kedutaan Selandia Baru untuk Pendidikan dan Energi di Maluku

Kunjungan resmi menandai fase lanjutan kolaborasi pendidikan dan energi antara Maluku dan Selandia Baru.

Ambon, | Universitas Pattimura menerima kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Selandia Baru bersama perwakilan program New Zealand-Maluku Access to Training and Education Scheme (NZMATES) pada Kamis (19/2/2026), di Ruang Kerja Rektor Unpatti, Ambon. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta perluasan akses energi di Maluku sebagai bagian dari fase lanjutan kolaborasi bilateral Indonesia-Selandia Baru.

Kunjungan tersebut menegaskan keberlanjutan kemitraan strategis antara Pemerintah Selandia Baru dan Pemerintah Provinsi Maluku melalui NZMATES, program yang telah berjalan tujuh tahun dan kini memasuki tahap pendanaan baru untuk tiga tahun ke depan dengan opsi perpanjangan. Fokus terbaru diarahkan pada peningkatan akses pelatihan, pendidikan, serta dukungan pengembangan energi di wilayah kepulauan yang belum terjangkau layanan optimal.

Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa kolaborasi internasional tersebut tidak sekadar simbolik, melainkan berorientasi pada hasil konkret bagi penguatan institusi dan masyarakat.

“Kehadiran para mitra dari Selandia Baru merupakan kehormatan sekaligus wujud nyata kemitraan internasional yang terus berkembang. Kerja sama ini tidak bersifat seremonial, tetapi mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi akademik dan institusional,” kata Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy.

Ia menyebut, pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk merancang langkah kolaboratif ke depan, termasuk pertukaran gagasan, pengembangan riset bersama, dan inovasi berbasis kebutuhan daerah kepulauan. Menurutnya, dukungan dan diskusi konstruktif dengan mitra internasional berkontribusi langsung terhadap peningkatan mutu akademik dan tata kelola universitas.

Dari pihak Selandia Baru, Development Counsellor Kedutaan Besar Selandia Baru, Katherine Halliburton, menjelaskan bahwa NZMATES memasuki fase lanjutan dengan fokus yang lebih terarah, terutama pada sektor energi dan penguatan kapasitas lokal.

“Program ini telah berjalan selama tujuh tahun dan kini memasuki fase berikutnya dengan komitmen pendanaan untuk tiga tahun ke depan, dengan peluang perpanjangan lebih lanjut,” kata Development Counsellor Kedutaan Besar Selandia Baru, Katherine Halliburton.

Ia menegaskan bahwa pada tahap lanjutan, perhatian difokuskan pada perluasan akses energi di wilayah Maluku yang belum terjangkau layanan kelistrikan secara optimal.

“Fokus utama pada tahap lanjutan ini adalah memperluas akses energi, khususnya bagi wilayah-wilayah di Maluku yang belum terjangkau layanan kelistrikan secara optimal. Implementasi dilakukan melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan di tingkat daerah serta koordinasi dengan mitra di Jakarta untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas proyek,” kata Development Counsellor Kedutaan Besar Selandia Baru, Katherine Halliburton.

Selain agenda energi terbarukan, delegasi juga bertemu dengan sejumlah organisasi non-pemerintah (NGO) mitra di Maluku guna memperkuat sinergi program pembangunan berbasis komunitas. Di sektor pendidikan tinggi, Kedutaan Besar Selandia Baru mempromosikan peluang studi bagi mahasiswa Indonesia di berbagai perguruan tinggi Selandia Baru. Setiap tahun, sekitar 70 pelajar Indonesia memperoleh kesempatan studi dan penelitian, dengan pendaftaran dibuka mulai 1 Maret.

Secara strategis, kunjungan ini memperlihatkan dua dimensi utama kerja sama: penguatan kapasitas institusi pendidikan tinggi di Maluku serta dukungan pembangunan infrastruktur energi sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat kepulauan. Sinergi antara universitas, pemerintah daerah, dan mitra internasional dinilai krusial untuk menjawab tantangan geografis Maluku yang tersebar dan memiliki keterbatasan akses layanan dasar.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan plakat dari Rektor Universitas Pattimura kepada Development Counsellor Kedutaan Besar Selandia Baru serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan komitmen kerja sama berkelanjutan. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.