Ambon,
| Universitas Kumamoto Jepang menggelar kegiatan Project for Strengthening Overseas Network Function to Promote Study in Japan atau Sosialisasi Penguatan Fungsi Jaringan Luar Negeri untuk Mempromosikan Studi di Jepang, pada Rabu (1/10/2025), bertempat di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan kerja sama internasional sekaligus mendorong promosi studi di Jepang bagi mahasiswa Indonesia, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Dominggus Malle, serta perwakilan resmi dari Kumamoto University, Mia Hernawati, yang juga menjabat sebagai Liaison Officer for Study in Japan dari ITS International Office (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya).
Melalui forum ini, kedua universitas menegaskan komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan global, membuka peluang riset bersama, serta mempererat jejaring akademik lintas negara.
Dalam arahannya kepada mahasiswa, Dominggus Malle menekankan pentingnya memanfaatkan peluang beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang, seperti MEXT Scholarship, sebagai sarana meningkatkan kompetensi akademik sekaligus pengalaman internasional.
Menurutnya, sistem pendidikan di Jepang memiliki reputasi tinggi dengan lingkungan belajar yang disiplin, modern, dan mendukung pengembangan riset.
“Jumlah beasiswa yang diberikan pemerintah Jepang sebenarnya sudah cukup untuk menopang kehidupan sehari-hari mahasiswa, meskipun biaya terbesar biasanya ada pada sewa tempat tinggal. Namun, dengan pengelolaan yang baik, bahkan masih ada dana yang bisa disimpan,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Dominggus Malle.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada studi, tetapi juga beradaptasi dengan budaya kerja masyarakat Jepang yang disiplin dan efisien.
“Semangat dan konsistensi itu sangat penting. Orang Jepang selalu bilang gambare, artinya jangan pernah menyerah. Hal ini yang harus kita teladani,” ujar Dominggus Malle.
Sementara itu, Liaison Officer Kumamoto University, Mia Hernawati, menyampaikan apresiasi terhadap sambutan Universitas Pattimura dan menyatakan kesiapan pihaknya memperkuat kolaborasi akademik antar kedua institusi.
Sejak tahun 2010, Kumamoto University telah menjalin lebih dari 200 kemitraan internasional dan memiliki sekitar 500 alumni asal Indonesia, termasuk beberapa di antaranya yang kini aktif menjembatani riset bersama universitas di tanah air.
“Harapan saya, apa yang kita mulai hari ini dapat semakin mempererat hubungan akademik antara Kumamoto University dan Universitas Pattimura, sehingga membuka peluang baru, tidak hanya untuk dosen tetapi juga mahasiswa,” kata Mia Hernawati.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini akan difokuskan pada tiga pilar utama: pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, serta promosi pendidikan internasional. Kumamoto University juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui berbagai program kemitraan akademik yang telah berjalan.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi Universitas Pattimura untuk memperluas jaringan luar negeri dan mengakselerasi internasionalisasi pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Partisipasi aktif mahasiswa dalam program semacam ini diharapkan tidak hanya membuka akses beasiswa luar negeri, tetapi juga memperkaya wawasan global dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia daerah.
Selain sesi presentasi dan tanya jawab, acara juga menampilkan pemaparan mengenai sistem pendidikan Jepang, mekanisme pendaftaran beasiswa, serta testimoni langsung dari alumni Indonesia yang pernah menempuh studi di Kumamoto University.
Kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar memperkenalkan peluang studi di Jepang, tetapi juga mempertegas arah kebijakan akademik Universitas Pattimura untuk membangun jejaring global yang berorientasi pada mutu dan kolaborasi riset internasional.
Dengan dukungan dari Kumamoto University, peluang pengembangan sumber daya akademik di kawasan timur Indonesia semakin terbuka lebar. (BM31)







