BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Unpatti dan PT. Sinar Hijau Teken MoU untuk Bangun Pertanian Berkelanjutan

Kolaborasi Unpatti dan PT. Sinar Hijau dorong inovasi pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan petani kecil di Maluku

Ambon, – Universitas Pattimura resmi menjalin kerja sama dengan PT. Sinar Hijau dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan industri pertanian berkelanjutan. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung pada Kamis (17/7/2025) di Ruang Rapat Rektor, Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Pattimura, Kota Ambon.

Kerja sama ini melibatkan dua institusi utama, Universitas Pattimura dan PT. Sinar Hijau yang berkomitmen mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong penguatan ekonomi desa melalui sektor pertanian dan agroforestri berbasis masyarakat.

“Diktisaintek Berdampak juga memberikan peran penting untuk bagaimana kita dapat memberikan keseimbangan antara keilmuwan dan keterampilan. Jadi, pendidikan adalah fasilitas bagi seseorang untuk mengenal filosofi pengetahuan, serta memiliki kemampuan agar dapat diterapkan,” kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Ruslan H. S. Tawari.

Menurut Tawari, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Universitas Pattimura dalam memperluas jejaring kolaboratif lintas sektor. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan kekuatan akademik, universitas bertujuan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki wawasan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dalam bidang pertanian dan pengelolaan lingkungan.

“Dengan adanya MoU ini tentunya akan memberikan dampak bagi kita semua dalam membangun kolaborasi bukan hanya di bidang tridharma perguruan tinggi saja, tetapi juga di bidang industri pertanian,” tambah Tawari.

PT. Sinar Hijau, sebagai perusahaan sosial berbasis komunitas, memiliki fokus kuat dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan peningkatan taraf hidup petani kecil. Melalui pendekatan agroforestri dan inovasi sosial, perusahaan ini berupaya membuka akses pasar global bagi komunitas lokal.

“Melalui model bisnis berbasis komunitas, kami berupaya menciptakan peluang ekonomi yang inklusif sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan. Fokus kami terletak pada pengembangan solusi agroforestri yang memungkinkan masyarakat bergantung pada hutan memperoleh manfaat ekonomi sekaligus berpartisipasi aktif dalam konservasi ekosistem,” ujar Direktur PT. Sinar Hijau, Dessi Yuliana.

Kerja sama ini secara khusus akan diarahkan pada pengembangan sektor pertanian rempah dan hutan sosial. PT. Sinar Hijau menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pelaku industri, dan masyarakat desa dalam menciptakan model bisnis yang memberdayakan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem.

“Kami sangat mengharapkan adanya kerjasama juga dengan petani kecil yang bertugas untuk mengelola hutan sehingga dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” kata Dessi.

Dalam kesempatan yang sama, PT. Sinar Hijau juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Kolaborasi ini difokuskan pada implementasi program riset terapan, pengembangan produk berbasis rempah, dan pelatihan keterampilan agribisnis kepada petani lokal di Maluku.

Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya konkrit Universitas Pattimura dalam memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya akademis, tetapi juga relevan dengan tantangan dan potensi lokal.

Kerja sama ini diyakini akan membawa dampak signifikan bagi percepatan pembangunan ekonomi desa, peningkatan kualitas SDM, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Pattimura atas kerjasama yang boleh dibangun saat ini, semoga dapat menjadi jembatan bagi kita dalam pengembangan ekonomi juga peningkatan sosial di Maluku,” tutup Dessi Yuliana. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !