Ambon,
| Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Indonesia-Britain Education Centre (IBEC) pada Selasa (28/10/2025) di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi Unpatti. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan internasional bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkuat peran Unpatti dalam kancah akademik global.
Penandatanganan MoU ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, yang semakin menegaskan komitmen Unpatti untuk melahirkan generasi muda berdaya saing tinggi dan berorientasi global.
IBEC merupakan lembaga resmi yang didirikan oleh The British Council sebagai perwakilan universitas-universitas di Inggris. Lembaga ini memiliki mandat untuk memberikan akses informasi dan pendampingan kepada pelajar Indonesia yang berminat menempuh pendidikan di Inggris, baik melalui beasiswa maupun pembiayaan mandiri.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Unpatti, Ruslan H. S. Tawari dalam sambutannya menegaskan pentingnya langkah ini sebagai bentuk keseriusan universitas dalam memperluas jejaring akademik dan kesempatan studi lanjut ke luar negeri.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas wawasan, memperkuat motivasi, serta membangun semangat kolaborasi internasional di kalangan dosen dan mahasiswa,” kata Ruslan Tawari.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama seperti ini bukan hanya membuka peluang akademik, tetapi juga memperkuat posisi Unpatti dalam membangun sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat global.
“Program seperti ini dapat menjadi titik awal dalam memperluas jejaring akademik dan membuka peluang studi lanjut di luar negeri. Kami ingin mahasiswa dan dosen Unpatti menjadi bagian dari ekosistem pendidikan dunia,” ujar Tawari.
Dalam konteks peringatan Hari Sumpah Pemuda, Tawari menekankan bahwa semangat belajar dan kolaborasi lintas bangsa adalah bentuk nyata dari perjuangan generasi muda masa kini. Ia berharap mahasiswa Unpatti terus menumbuhkan tekad untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi kemajuan Maluku serta Indonesia.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Manager IBEC, Dian Rachmawati, dan perwakilan University of Glasgow, Alvin Firdaus, bersama civitas akademika Unpatti.
Manager IBEC, Dian Rachmawati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara IBEC dan Universitas Pattimura. Menurutnya, langkah ini merupakan awal dari penguatan hubungan akademik antara Indonesia dan Inggris.
“Kami sangat menghargai kesempatan berkolaborasi dengan Universitas Pattimura. Kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama antara IBEC, universitas-universitas di Inggris, dan Unpatti,” kata Dian Rachmawati.
Ia juga mendorong mahasiswa dan dosen agar berani mengambil peluang studi lanjut di Inggris, dengan keyakinan bahwa dukungan dan fasilitas yang ada akan membuka jalan menuju pengembangan karier akademik yang lebih luas.
“Kami berharap MoU ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jejaring internasional dan membuka akses pendidikan global bagi sivitas akademika Universitas Pattimura,” tambahnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu bagian dari strategi jangka panjang Unpatti dalam meningkatkan kualitas dan reputasi internasional. Melalui kolaborasi dengan lembaga-lembaga seperti IBEC, Unpatti berharap dapat memperkuat kapasitas akademik, riset kolaboratif, serta membuka kesempatan pertukaran mahasiswa dan dosen ke universitas-universitas mitra di Inggris.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan presentasi promosi bertajuk Study and Living in the UK yang dibawakan langsung oleh pihak IBEC. Acara tersebut mendapatkan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen yang hadir, menandakan besarnya minat terhadap peluang pendidikan internasional di lingkungan Universitas Pattimura. (BM31)




