BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Universitas Pattimura dan BPS Maluku Dorong Literasi Statistik Melalui Kuliah Umum “Generasi Cerdas Data”

Unpatti dan BPS Maluku bersinergi membentuk generasi melek data sebagai fondasi pembangunan ekonomi berbasis informasi akurat.

Ambon, | Universitas Pattimura (Unpatti) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku menggelar Kuliah Umum bertema “Generasi Cerdas Data, Generasi Pembangunan Ekonomi” pada Kamis (11/9/2025), bertempat di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti, Ambon. Kegiatan ini menjadi bagian dari sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan program Edustat-Talk Pojok Statistik Unpatti yang bertujuan membangun kesadaran dan kecerdasan statistik di kalangan akademisi, khususnya mahasiswa.

Kuliah umum ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Dominggus Malle yang menekankan pentingnya perubahan paradigma terhadap statistik di era digital. Ia menyebut, data tidak lagi sekadar angka, melainkan informasi strategis untuk memahami realitas sosial-ekonomi dan merumuskan kebijakan berbasis bukti.

“Data tidak hanya deretan angka, tetapi informasi yang memberi pemahaman mendalam dan menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Dominggus Malle.

Ia menambahkan, mahasiswa perlu dilatih untuk berpikir kritis dalam membaca data, baik dalam konteks sensus maupun riset ilmiah. Menurutnya, literasi data menjadi kunci menghadapi tantangan informasi yang kian kompleks, apalagi ketika banyak masyarakat masih belum sepenuhnya terbuka dalam memberikan data ekonomi pribadi.

“Kesadaran akan akurasi data sangat penting, karena masih banyak masyarakat yang lebih jujur menyebut pengeluaran daripada pendapatan. Data pengeluaran ini dapat menjadi pintu masuk untuk menilai kondisi ekonomi rumah tangga secara objektif,” jelas Malle.

Dalam pemaparannya, Prof. Malle juga menyoroti fenomena sosial di Maluku, di mana sebagian masyarakat masih terbiasa bergantung pada bantuan. Ia menilai kebiasaan ini dapat menghambat semangat kemandirian ekonomi dan pembangunan berbasis data yang akurat.

Selain itu, derasnya arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang belum memiliki kemampuan literasi statistik. Banyak narasi publik disampaikan tanpa dukungan data valid, menyebabkan bias persepsi dan kebingungan di tingkat masyarakat.

Melalui kuliah umum ini, mahasiswa didorong menjadi agen literasi statistik yang mampu menyeleksi informasi dan mengedukasi masyarakat untuk berpikir berdasarkan data, bukan opini.

Kegiatan ini menandai penguatan kerja sama strategis antara dunia akademik dan lembaga statistik nasional. Sebagai simbol kolaborasi, dilakukan pertukaran plakat antara Universitas Pattimura dan BPS Provinsi Maluku.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Pauline Garpersz, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Maluku, yang membahas metode pengumpulan dan pengolahan data statistik, analisis ekonomi, serta peran data dalam mendukung Sensus Ekonomi 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pejabat fungsional BPS Maluku, mahasiswa Unpatti, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), dan Politeknik Negeri Ambon. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menandai komitmen bersama membangun budaya statistik yang kuat di Maluku. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !