BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Ruslan Tawari Soroti IKU dan Akreditasi dalam Raker FST Unpatti

Penegasan dua pilar strategis, IKU dan akreditasi, menjadi fokus utama dalam Raker Fakultas Sains dan Teknologi Unpatti

Ambon, | Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura (Unpatti) Ruslan H. S. Tawari, membuka secara resmi Rapat Kerja (Raker) Fakultas Sains dan Teknologi yang digelar di Pante Baby Beach, Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (31/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ruslan menegaskan pentingnya penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan akreditasi sebagai dua pilar strategis untuk meningkatkan mutu, akuntabilitas, dan daya saing institusi pendidikan tinggi.

Raker tahunan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan yang terlibat langsung dalam perencanaan program kerja ke depan. Kegiatan berlangsung dalam suasana formal namun tetap konstruktif, dengan fokus pada evaluasi capaian kinerja sebelumnya serta perumusan strategi pengembangan yang lebih terukur dan berorientasi hasil.

Dalam sambutannya, Ruslan menekankan bahwa IKU tidak boleh dipahami sekadar sebagai parameter administratif, melainkan sebagai instrumen strategis dalam mendorong transformasi tata kelola institusi. Ia menyebut, setiap indikator harus mampu mencerminkan capaian nyata dan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pendidikan.

“IKU bukan sekadar angka, tetapi representasi dari komitmen kita dalam membangun tata kelola yang transparan dan berorientasi hasil,” kata Wakil Rektor IV, Ruslan H. S. Tawari.

BM31News

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya akreditasi sebagai bagian integral dari sistem penjaminan mutu eksternal. Menurutnya, akreditasi bukan hanya formalitas penilaian, melainkan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga standar kualitas pendidikan, baik pada aspek akademik maupun non-akademik.

Ruslan menegaskan bahwa penguatan akreditasi menjadi langkah strategis dalam menjaga kepercayaan publik serta melindungi kepentingan mahasiswa sebagai pemangku kepentingan utama dalam sistem pendidikan tinggi.

“Akreditasi bukan hanya tolok ukur kelayakan, tetapi jaminan kualitas yang harus terus kita tingkatkan demi menjawab kepercayaan masyarakat,” kata Ruslan H. S. Tawari.

Secara situasional, penekanan terhadap IKU dan akreditasi mencerminkan arah kebijakan institusi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga mampu menunjukkan kinerja yang terukur dan berkelanjutan.

Raker ini menjadi momentum konsolidasi internal Fakultas Sains dan Teknologi untuk menyelaraskan program kerja dengan visi besar universitas. Evaluasi terhadap capaian sebelumnya menjadi dasar dalam merumuskan strategi baru yang lebih progresif, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan riset, serta optimalisasi kerja sama institusional.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan menghasilkan rumusan program kerja yang tidak hanya realistis, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas akademik dan reputasi institusi. Peran Wakil Rektor IV dalam memberikan arah strategis menjadi kunci dalam memastikan setiap kebijakan yang dirumuskan selaras dengan target pembangunan universitas secara keseluruhan. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow