Ambon,
| Dina Artika Br. Sembiring, mahasiswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berhasil meraih predikat Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti) pada Wisuda Periode Juli 2026 yang digelar di Auditorium Unpatti, Ambon, Rabu (29/7/2026). Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah itu mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98 dan menyelesaikan pendidikan sarjananya dalam waktu tiga tahun tujuh bulan melalui ketekunan belajar serta penelitian yang mengangkat potensi cengkeh Maluku sebagai solusi ramah lingkungan untuk pengendalian penyakit tanaman.
Prestasi tersebut menjadi cerminan bahwa akses pendidikan melalui program KIP Kuliah mampu membuka kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk berkembang dan berprestasi. Dina berasal dari keluarga petani di Kabupaten Karo yang sehari-hari membudidayakan kacang panjang dan buncis. Keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang baginya untuk menyelesaikan pendidikan dengan hasil akademik yang hampir sempurna.
Selain mencatatkan prestasi akademik, Dina juga menghasilkan penelitian berjudul Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh dalam Menghambat Pertumbuhan Pectobacterium carotovorum subsp. carotovorum pada Sawi Putih. Penelitian tersebut mengkaji pemanfaatan daun cengkeh asal Maluku sebagai bahan alami untuk menghambat bakteri penyebab penyakit busuk lunak pada sawi putih, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan sekaligus memanfaatkan sumber daya lokal.
Proses penelitian tidak berjalan mudah. Dina mengaku beberapa kali mengalami kegagalan, baik pada tahap pengujian di laboratorium maupun saat eksperimen terhadap tanaman yang menjadi objek penelitian. Namun, rangkaian kegagalan tersebut justru menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan hasil riset yang akhirnya berhasil diselesaikan.
“Perjalanan kuliah ini penuh perjuangan, terutama saat penelitian. Saya beberapa kali mengalami kegagalan, baik pada pengujian di laboratorium maupun pada tanaman objek penelitian,” kata Dina Artika Br. Sembiring.
Menurut Dina, penelitian yang dilakukannya tidak hanya ditujukan untuk memenuhi syarat akademik, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sektor pertanian. Pemanfaatan bahan alami berbasis komoditas lokal dinilai memiliki potensi untuk mendukung pengembangan sistem budidaya yang lebih berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.
Usai menyelesaikan pendidikan sarjana, Dina berencana memasuki dunia kerja sebelum melanjutkan studi ke jenjang magister. Keputusan tersebut diambil untuk memperoleh pengalaman profesional sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga, mengingat orang tuanya masih membiayai pendidikan adiknya yang duduk di bangku sekolah menengah atas.
“Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Jangan menyerah, karena kerja keras dan doa akan membawa kita pada hasil yang terbaik,” kata Dina.
Dina juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia atas kesempatan yang diperolehnya melalui program KIP Kuliah. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berprestasi hingga berhasil meraih predikat lulusan terbaik Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Kisahnya memperlihatkan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan yang setara, disertai kerja keras, disiplin, dan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dapat melahirkan lulusan unggul yang memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sektor pertanian.(BM31-01)



