BM31News
BM31News

Unpatti Targetkan 80 Persen Lulusan Terserap Dunia Kerja, Studi Lanjut atau Berwirausaha

Rektor menegaskan keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah wisudawan, tetapi juga dari tingkat penyerapan lulusan di dunia kerja.

Ambon, | Universitas Pattimura (Unpatti) menargetkan sekitar 80 persen lulusannya setiap tahun dapat langsung terserap ke dunia kerja, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau menjadi wirausaha. Target tersebut disampaikan Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, di sela Wisuda Periode Juli 2026 yang mengukuhkan 1.036 lulusan di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Rabu (29/7/2026).

Target tersebut menjadi bagian dari upaya Unpatti meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek penyerapan lulusan. Menurut Rektor, keberhasilan sebuah universitas tidak hanya diukur dari jumlah wisudawan yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan para alumni memperoleh pekerjaan, melanjutkan studi, atau menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

“Dari sekitar 5.000 lulusan setiap tahun, target kami sekitar 4.000 lulusan dapat memenuhi tiga indikator tersebut, baik bekerja, melanjutkan studi, maupun menjadi wirausaha,” kata Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy.

Untuk mencapai target tersebut, Universitas Pattimura memperkuat berbagai strategi pengembangan lulusan. Langkah yang ditempuh antara lain memperluas kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, dan badan usaha milik negara (BUMN), memperkuat program pascasarjana, serta mengembangkan program kewirausahaan yang memberi bekal kepada mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

Rektor menjelaskan, sejumlah perusahaan dan BUMN secara rutin melaksanakan rekrutmen langsung di lingkungan Universitas Pattimura. Pola kemitraan tersebut diharapkan memperpendek jarak antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja sehingga lulusan memiliki peluang lebih besar untuk segera memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan studi.

“Program kewirausahaan juga terus kami bina agar mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Fredy Leiwakabessy.

Komitmen peningkatan kualitas lulusan tersebut berjalan seiring dengan penguatan mutu akademik Universitas Pattimura. Sepanjang 2026, Unpatti mencatat berbagai capaian, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), perluasan kerja sama dengan industri, peningkatan publikasi ilmiah internasional, hingga penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Momentum wisuda yang diikuti 1.036 lulusan dari jenjang sarjana, profesi, magister, dan doktor juga menjadi ajang bagi universitas untuk menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan. Selain memiliki kompetensi akademik, alumni diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.

Melalui penguatan kemitraan dengan industri, pengembangan kewirausahaan, dan peningkatan kualitas pendidikan, Universitas Pattimura menempatkan penyerapan lulusan sebagai salah satu indikator utama keberhasilan institusi. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing alumni sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja, melanjutkan studi, maupun membangun usaha secara mandiri.(BM31-01)