Ambon,
| Politeknik Negeri Ambon memperkuat keterhubungan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja melalui Job Fair 2026 yang menghadirkan 15 Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Kampus Politeknik Negeri Ambon, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan perusahaan serta institusi dari sektor pemerintah, BUMN, dan swasta.
Kehadiran langsung berbagai sektor usaha dan industri tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal kebutuhan tenaga kerja sekaligus membuka akses terhadap peluang karier dan magang.
Wakil Direktur Bidang Akademik, Lory Marcus Parera yang mewakili Direktur Politeknik Negeri Ambon Marceau Armstrong Fillex Haurissa dalam sambutannya menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mempersiapkan lulusan agar mampu memasuki dunia kerja secara profesional.
“Kegiatan job fair ini merupakan salah satu bentuk komitmen Politeknik Negeri Ambon dalam mempersiapkan lulusan agar mampu memasuki dunia kerja secara profesional,” kata Wakil Direktur Bidang Akademik, Lory Marcus Parera.
Menurut Lory, Job Fair tidak boleh dipandang semata-mata sebagai tempat mencari pekerjaan. Mahasiswa dan alumni juga perlu memanfaatkannya untuk memahami kebutuhan industri, membangun jejaring, meningkatkan kepercayaan diri, serta menunjukkan kompetensi dan profesionalitas kepada calon pemberi kerja.
“Jangan hanya berorientasi pada mendapatkan pekerjaan saja, tetapi jadikan setiap proses sebagai kesempatan untuk belajar, menunjukkan kompetensi, dan membangun reputasi diri,” kata Lory.
Pesan tersebut menempatkan kompetensi nonteknis sebagai bagian penting dalam kesiapan lulusan. Lory menyebut dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga disiplin, adaptif, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kemauan untuk terus belajar.
Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya hubungan berkelanjutan antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Politeknik Negeri Ambon berharap keterlibatan perusahaan dan institusi dalam Job Fair dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas, termasuk membuka kesempatan magang dan karier bagi mahasiswa maupun alumni.
“Semoga kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan alumni, baik untuk magang maupun untuk berkarir,” tutup Lory.(BM31-01)







