BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Dinas Pendidikan Malteng Perkuat Literasi dan Karakter Positif Lewat Forum Fasilitator

Program strategis peningkatan mutu pendidikan Malteng menekankan literasi, karakter positif, dan integrasi kearifan lokal.

Masohi, | Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Belajar Bareng Fasilitator Gugus/Kecamatan bertajuk Penguatan Literasi dan Pengembangan Karakter Positif pada Selasa (16/9/2025) di auditorium Hotel Isabella Masohi. Acara ini diikuti 60 fasilitator, terdiri atas 50 peserta dari Maluku Tengah, 5 dari Kabupaten Seram Bagian Barat, serta 5 dari Kabupaten Maluku Tenggara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah, yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tengah Husen Mukadar, tim Program Inovasi Provinsi Maluku yang dipimpin Mus Mualim, serta perwakilan pejabat daerah.

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Malteng Khalid Pattisahusiwa, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan prioritas utama pemerintah daerah.

“Peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penyediaan layanan pendidikan dasar yang adil dan merata, dengan akses yang terbuka dan mutu sekolah yang terjamin. Pemerintah telah menetapkan kebijakan strategis, termasuk peningkatan sarana-prasarana, kompetensi guru, dan inovasi pembelajaran,” kata Bupati Zulkarnain.

Ia menekankan bahwa peserta kegiatan adalah tenaga pendidik pilihan yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di sekolah masing-masing.

“Peserta yang hadir di sini adalah guru-guru terbaik. Karena itu, saya harap saudara-saudara mampu menjadi guru yang dirindukan, bukan guru yang ditolak secara diam-diam oleh masyarakat,” ucap Bupati.

Zulkarnain juga menyoroti pentingnya integrasi kearifan lokal dalam pendidikan. Menurutnya, literasi, numerasi, dan pengembangan karakter tidak hanya menyiapkan anak-anak untuk unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak, kreatif, dan berdaya saing.

“Penguatan literasi dan karakter harus berbasis pada budaya serta identitas daerah. Dengan begitu, pendidikan di Maluku Tengah tetap berakar pada nilai lokal, namun mampu menghadapi tantangan global,” tutupnya. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !