Menyikapi hal ini, Pj Sekda Malteng Jauhari Tuarita berpesan kalau paskibraka di pilih dari pemuda pemudi dan bukan dari generasi anak-anak maupun orang tua.
Hal ini karena pemuda pemudi memiliki dedikasi yang tinggi, memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi serta memiliki akhlak mulia.
Selain itu juga yang paling penting menurut Tuarita kalau di tangan pemuda pemudi Sebagai tulang punggung bangsa sudak terletak harapan besar bangsa Indonesia untuk menuju Indonesia Emas 2045, ucap Tuarita.
Berkaitan dengan pelaksanaan Diklat tersebut, Tuarita minta peserta Paskibraka untuk menjaga kepercayaan yang di embankan oleh masyarakat dan daerah, serta menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk bisa berprestasi baik menjadi petugas pengibar bendera maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pintanya.
Kalian harus mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, harus mampu memberikan energi positif dalam membangun bangsa yang kita cintai.
Tugas yang diembankan calon Paskibraka bukanlah tugas yang ringan sehingga membutuhkan dedikasi, kerja keras dan komitmen yang tinggi dari setiap calon Paskibraka.
Olehnya itu sebagai Sekda Malteng, Tuarita minta peserta Diklat untuk bisa mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, disiplin, keseriusan dan semangat kebangsaan yang tinggi.
Saya yakin kalian akan mampu menjalankan tugas ini dengan baik, ucap Tuarita.
Kepada para pelatih, Tuarita berharap agar dapat memberikan pelatihan dan bimbingan yang baik entah itu fisik maupun mental serta spiritual sehingga melahirkan karakter peserta Paskibraka yang lebih baik dalam kemajuan bangsa, negara dan daerah, pinta Tuarita. (BM31-02)





