Ambon,
| Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pattimura Ambon menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara pada Kamis (9/4/2026) di Lapangan Upacara Mako Lanud Pattimura.
Upacara yang berlangsung dalam suasana pascahujan itu dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb. Sugeng Sugiharto selaku Inspektur Upacara, dihadiri Kabinda Maluku, jajaran Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), PIA Ardhya Garini Cabang 5/D.III, serta seluruh personel dan PNS di lingkungan Lanud Pattimura. Momentum ini menegaskan komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional melalui peningkatan profesionalisme dan kesiapan alutsista.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat tanpa atraksi udara, berbeda dari peringatan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh jajaran TNI AU di Indonesia mengikuti amanat Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) secara daring sebagai bagian dari rangkaian nasional HUT ke-80 TNI AU.
“Tidak adanya atraksi udara dalam peringatan kali ini merupakan bagian dari efisiensi, dengan fokus pada kegiatan yang lebih substansial seperti introspeksi, peningkatan profesionalisme, dan kesiapan alutsista,” kata Kepala Staf Angkatan Udara, Mohamad Tonny Harjono.
Ia menegaskan bahwa peringatan HUT TNI AU bukan sekadar seremoni atau unjuk kekuatan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan pertahanan udara yang semakin kompleks.

“Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapan organisasi dalam menjaga kedaulatan udara nasional, bukan sekadar menampilkan atraksi,” kata Kepala Staf Angkatan Udara, Mohamad Tonny Harjono.
Di tingkat satuan, upacara di Lanud Pattimura juga menjadi ajang apresiasi terhadap dedikasi prajurit. Salah satu personel menerima penghargaan Tanda Jasa Satya Lencana Pengabdian 16 Tahun, yakni Letda Kal Sandy Reza yang menjabat sebagai PS Kasiyan Pers Lanud Pattimura. Penghargaan tersebut menjadi simbol pengakuan institusi terhadap loyalitas dan pengabdian prajurit dalam mendukung tugas-tugas TNI AU.
Selain upacara inti, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai bentuk rasa syukur. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan santai berupa permainan ketangkasan yang melibatkan prajurit dari berbagai jenjang, mulai dari Tamtama, Bintara hingga Perwira, serta anggota PIA Ardhya Garini.
Permainan keseimbangan botol air mineral di atas terpal berukuran 2×2 meter menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian. Kompetisi tersebut dimenangkan oleh prajurit Tamtama yang berhasil mengungguli tim Perwira pada babak final, mencerminkan soliditas dan kekompakan antar unsur di lingkungan Lanud.
Peringatan HUT ke-80 TNI AU tahun ini mengusung tema “Pengabdian Tanpa Batas, TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis), Indonesia Maju.” Tema tersebut mencerminkan arah transformasi TNI AU dalam menjawab tuntutan zaman, khususnya dalam memperkuat kapabilitas pertahanan udara yang modern dan responsif terhadap dinamika global.
Secara keseluruhan, peringatan HUT ke-80 TNI AU di Lanud Pattimura tidak hanya menjadi seremoni rutin, tetapi juga momentum reflektif untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan kesiapan operasional prajurit dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia, khususnya di wilayah timur.(BM31-JP)







