BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Nelayan Kota Tual Ditemukan Selamat pada Hari Keempat Pencarian

Ardi Rengirit, 51 tahun, ditemukan hanyut di perairan antara Kepulauan Aru dan Maluku Tenggara setelah dilaporkan hilang saat memancing.

Tual, | Nelayan asal Kota Tual, Ardi Rengirit (51), ditemukan selamat pada Minggu (25/10/2026) di perairan antara Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara, setelah empat hari pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan oleh kapal KM Gisel saat hanyut dan terombang-ambing di laut, kemudian dievakuasi menuju Kota Tual.

Koordinator Pos SAR Tual, Masly Roger Ulath, menjelaskan bahwa pencarian hari keempat menghadapi kendala jarak pandang akibat kabut. Untuk memperluas area pencarian, KN SAR 242 Bharata dikerahkan sejak pukul 08.00 WIT menuju sejumlah titik koordinat sesuai peta pencarian dan pertolongan (SAR MAPS).

Tim SAR Gabungan menerima informasi penemuan korban pada pukul 14.47 WIT. Berdasarkan informasi tersebut, Ardi ditemukan KM Gisel sekitar pukul 13.15 WIT dalam kondisi selamat di perairan antara Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Setelah berkoordinasi dengan awak KM Gisel, KN SAR Bharata bergerak menuju titik koordinat kapal tersebut. Pada pukul 17.28 WIT, tim berhasil menjangkau KM Gisel dan mengevakuasi korban untuk dibawa kembali ke Kota Tual.

Ulath menyampaikan apresiasi kepada awak KM Gisel atas bantuan dalam proses penyelamatan korban. Kerja sama tersebut mendukung keberhasilan evakuasi hingga korban dapat kembali ke Kota Tual dengan selamat.

BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Tim SAR Gabungan tiba di Dermaga PT Samudera Indo Sejahtera Tual pada pukul 20.52 WIT. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya, Pos SAR Tual menerima laporan dari Halima Tamher, istri korban, pada 22 Oktober pukul 19.26 WIT. Ardi dilaporkan pergi memancing di sekitar Perairan Pulau Baer pada 21 Oktober pukul 14.00 WIT dan tidak kunjung kembali. Menurut keterangan korban, kabut tebal membuatnya kehilangan arah saat berusaha kembali ke Kota Tual hingga kehabisan bahan bakar dan hanyut.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Tual, ABK KN SAR Bharata, Lanal Tual, Polair Tual, Bakamla Tual, serta keluarga korban. Selama operasi, kondisi cuaca dilaporkan berkabut, dengan angin timur hingga barat berkecepatan 14 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.(BM31)

๐Ÿ“ข Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
โš ๏ธ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !