Ambon,
|Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Hutan Lindung Pensip, Gunung Nona, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (3/10/2026). Kebakaran berlangsung sejak siang hingga malam hari dan hingga kini api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.30 WIT dengan satu titik api. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi yang turut didukung satu unit mobil suplai air dari BPBD Kota Ambon.
Upaya pemadaman pada siang hari berhasil mengendalikan titik api. Namun, pada malam hari, kebakaran kembali terjadi di kawasan tersebut dan kobaran api terlihat di sejumlah titik.
Berdasarkan pantauan BM31News di lapangan, terdapat sekitar lima titik api. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Ambon kembali melakukan upaya pemadaman dengan dukungan satu unit mobil suplai air dari BPBD Kota Ambon.
Proses pemadaman menghadapi kendala, terutama keterbatasan pasokan air. Mobil suplai harus berulang kali meninggalkan lokasi untuk mengambil air ketika persediaan habis. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak dapat berlangsung secara terus-menerus.
Saat mobil suplai melakukan pengisian air, kobaran api di sejumlah titik kembali membesar. Tiupan angin juga turut memengaruhi kondisi kebakaran sehingga api kembali berkobar dan berpotensi merambat ke area lainnya.
Selain keterbatasan air, kondisi medan di lokasi menjadi kendala bagi petugas. Kawasan yang terbakar memiliki lahan gambut dengan medan menanjak, tebing dan jurang, sehingga akses menuju sejumlah titik api cukup sulit, terlebih pada malam hari.
Hingga Minggu dini hari pukul 00.30 WIT, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api dan mencegah kebakaran meluas.
Dari informasi yang dihimpun BM31News di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas masyarakat yang melakukan pembakaran lahan kebun. Api kemudian membesar dan merambat ke kawasan Hutan Lindung Pensip Gunung Nona. Namun, informasi mengenai penyebab kebakaran tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Luas kawasan yang terdampak akibat kebakaran juga belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan upaya pemadaman dan pemantauan terhadap titik-titik api di lokasi.(BM31)






