Ambon,
| Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti), melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 1 Buru, Kabupaten Buru, pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Kegiatan bertema “Paradigma Pembelajaran & Pemanfaatan Digital Berbasis Gemini AI” tersebut diarahkan untuk memperkuat kompetensi pendidik dalam menghadapi transformasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan.
Kegiatan ini menempatkan pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari upaya menyesuaikan proses pendidikan dengan perkembangan teknologi. Gemini AI diperkenalkan sebagai salah satu alternatif teknologi yang dapat dimanfaatkan pendidik untuk mendukung berbagai aktivitas pembelajaran, dengan tetap menempatkan guru sebagai pengambil keputusan utama dalam proses pendidikan.
PkM tersebut merupakan kolaborasi antara Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pattimura, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kabupaten Buru Selatan Rahman Ali, serta Ikatan Sarjana Manajemen dan Administrasi Pendidikan Indonesia (ISMAPI) Kabupaten Buru yang diketuai Febri Rahmadani Aridila. Sinergi tersebut mempertemukan unsur perguruan tinggi, instansi pendidikan, dan organisasi profesi dalam agenda penguatan mutu pendidikan.
Keterlibatan berbagai institusi menjadi penting karena transformasi digital dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan aplikasi. Pendidik juga dituntut memahami bagaimana teknologi dapat digunakan secara tepat, kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab agar kehadiran kecerdasan buatan tidak menggeser peran profesional guru.
Pelaksanaan kegiatan didukung enam akademisi Universitas Pattimura berdasarkan Surat Tugas Direktur Program Pascasarjana Universitas Pattimura Nomor 2006/UN13.2/ST/2026. Mereka terdiri atas Prof. Dr. Rudolf Kempa, Dr. Emma Rumahlewang, Dr. Lambertus Johanes Lokollo, Dr. Jantje Eduard Lekatompessy, Dr. Paul Arjanto, dan Dr. Sumarni Rumfot.
Materi dan pendekatan kegiatan diarahkan pada penguatan kapasitas pendidik dalam manajemen pembelajaran, inovasi pendidikan, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Gemini AI dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi ide pembelajaran, membantu pengembangan bahan ajar, menyusun perangkat pembelajaran, serta mendukung kreativitas guru dalam merancang proses belajar mengajar.
Namun, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan juga membawa sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian. Validitas informasi, etika akademik, perlindungan data, serta kemampuan guru melakukan verifikasi menjadi bagian penting agar teknologi tidak digunakan secara serampangan atau menggantikan pertimbangan profesional pendidik.
Kegiatan di SMA Negeri 1 Buru sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unpatti berupaya mendekatkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan yang menghadapi karakteristik dan tantangan tersendiri dalam pengembangan sumber daya manusia.
Kolaborasi dengan Cabang Dinas Pendidikan dan ISMAPI Kabupaten Buru juga membuka ruang bagi pengembangan kerja sama lanjutan. Fokusnya mencakup peningkatan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, penguatan tata kelola pendidikan, serta pemanfaatan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unpatti menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dalam konteks tersebut, pengenalan Gemini AI menjadi salah satu langkah untuk mendorong pendidik memahami peluang sekaligus batasan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.(BM31)






