BM31News
BM31News
BM31News

Klarifikasi Narasi “Bego”, Dirjen SDA Tegaskan yang Dimarahi Menteri PU Anak Buahnya di BBWS Citarum

Konfirmasi Dirjen SDA dan penelusuran BM31News menunjukkan ucapan “bego” dalam video ditujukan kepada pejabat BBWS Citarum, bukan Dirjen SDA.

Ambon, | Narasi yang menyebut Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memarahi dan menyebut Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw dengan kata “bego” dalam sebuah video yang beredar perlu diluruskan. Berdasarkan konfirmasi langsung kepada Dirjen SDA dan penelusuran BM31News terhadap rangkaian komunikasi dalam video tersebut, ucapan itu tidak ditujukan kepada Dirjen SDA, melainkan kepada anak buahnya di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Klarifikasi diperoleh BM31News setelah menghubungi Ritiauw melalui pesan WhatsApp untuk memastikan pihak yang menjadi sasaran teguran Menteri PU dalam video tersebut. Ritiauw membenarkan bahwa pihak yang dimarahi merupakan anak buahnya yang bertugas di BBWS Citarum.

“Bung, yang dapa marah itu beta pung ana bua,” kata Dirjen SDA melalui pesan WhatsApp yang diterima BM31News, Senin (28/9/2026).

Penelusuran BM31News terhadap urutan percakapan dalam video juga menunjukkan adanya perbedaan konteks antara komunikasi Menteri PU dengan pejabat BBWS Citarum dan komunikasi berikutnya dengan Dirjen SDA.

Percakapan awal dalam video berlangsung antara Dody Hanggodo dan Abdul Ghoni Majdi, yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BBWS Citarum. Dalam komunikasi tersebut, Menteri PU terdengar menyampaikan teguran keras terkait persoalan yang sedang dibahas.

Ucapan “bego” yang kemudian menjadi bagian dari narasi di sejumlah pemberitaan muncul dalam rangkaian komunikasi Menteri PU dengan Abdul Ghoni Majdi. Berdasarkan penelusuran terhadap urutan percakapan, ucapan tersebut tidak diarahkan kepada Dirjen SDA.

Setelah komunikasi dengan Plt. Kepala BBWS Citarum, Menteri PU kemudian berkomunikasi dengan Dirjen SDA. Dalam percakapan itu, pembahasan beralih pada evaluasi terhadap jajaran BBWS Citarum, termasuk kemungkinan pergantian pejabat atau personel yang dinilai tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Berarti anak buah lu kalau perlu diganti semua aja gitu, daripada tidur gitu. Ngapain kita melihara orang yang tidur,” kata Dody Hanggodo dalam video tersebut.

Rangkaian komunikasi tersebut memperlihatkan bahwa teguran keras Menteri PU dan pembicaraan dengan Dirjen SDA berlangsung dalam konteks yang berbeda. Teguran yang memuat kata “bego” terjadi dalam komunikasi dengan pejabat BBWS Citarum, sedangkan percakapan berikutnya dengan Dirjen SDA membahas evaluasi terhadap jajaran di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Konfirmasi Ritiauw kepada BM31News mempertegas perbedaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak yang menerima teguran Menteri PU adalah anak buahnya di BBWS Citarum, bukan dirinya sebagai Dirjen SDA.

Dengan demikian, narasi yang menyebut Ritiauw sebagai pihak yang dimarahi dan disebut “bego” oleh Menteri PU tidak sesuai dengan hasil konfirmasi langsung serta penelusuran BM31News terhadap rangkaian komunikasi dalam video tersebut.

Klarifikasi ini penting agar publik tidak mencampuradukkan pihak yang menerima teguran langsung dengan pejabat yang kemudian diajak membahas evaluasi terhadap jajaran BBWS Citarum. Berdasarkan informasi yang diperoleh BM31News, pihak yang ditegur dalam percakapan tersebut adalah Plt. Kepala BBWS Citarum Abdul Ghoni Majdi, sementara Menteri PU kemudian berkomunikasi dengan Dirjen SDA mengenai evaluasi terhadap jajarannya.(BM31-01)

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.
BM31News

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !