Ambon,
| Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kontingen Menwa Unpatti berhasil meraih Juara Umum I dan II pada Ajang Satria Cendekia VII yang diselenggarakan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Penyerahan piala dilakukan secara simbolis kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Nur Aida Kubangun di ruang kerjanya, Selasa (30/9/2025).
Kompetisi Satria Cendekia VII merupakan ajang tahunan Resimen Mahasiswa Indonesia yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang keterampilan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Dalam ajang bergengsi tersebut, Menwa Universitas Pattimura berhasil membawa pulang enam piala dari empat mata lomba yang diikuti, yaitu renang, menembak, halang rintang (TOR), dan esai.
“Alhamdulillah, mereka berhasil membawa pulang enam piala dari empat mata lomba yang diikuti, yakni renang, menembak, halang rintang, dan esai. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas dan semangat juang mahasiswa Universitas Pattimura,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni, Nur Aida Kubangun.
Nur Aida menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari sinergi antara mahasiswa, pembina, dan dukungan institusi. Universitas Pattimura secara konsisten memberikan dukungan penuh terhadap seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), termasuk Resimen Mahasiswa, baik dalam bentuk pendanaan, fasilitas latihan, maupun pembiayaan penuh bagi mahasiswa yang mengikuti kompetisi tingkat nasional.
“Mulai dari transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan bagi mahasiswa, pendamping, dan ofisial yang menyertai, semuanya ditanggung universitas,” tambah Nur Aida.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan tersebut bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan prestasi pada masa mendatang. “Kompetisi Satria Cendekia diadakan setiap tahun, sehingga kami berharap Resimen Mahasiswa Unpatti dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi, termasuk dalam kategori esai agar dapat meraih peringkat lebih tinggi,” ujarnya.
Pembina Resimen Mahasiswa Universitas Pattimura, Jacobus Tupan menuturkan bahwa keberhasilan kontingen tidak terlepas dari persiapan matang dan dukungan penuh pihak universitas. Proses latihan dilakukan secara intensif, baik dari aspek mental, kedisiplinan, maupun keterampilan teknis.
“Kami sudah bekerja sama dengan pihak universitas untuk memfasilitasi latihan, termasuk meminta izin kepada Kodam agar mahasiswa dapat berlatih menembak di Rindam, latihan renang di 733 Waiheru, serta di laut maupun kolam. Semua ini dilakukan agar mereka siap menghadapi perlombaan,” jelas Jacobus.
Ia menambahkan, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada merebutnya. Karena itu, pembinaan akan terus dilakukan agar prestasi Menwa Unpatti tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi menjadi kontribusi berkelanjutan bagi reputasi universitas.
“Atas nama pembina, saya menyampaikan terima kasih kepada Universitas Pattimura, khususnya Ibu Wakil Rektor, yang selalu bersedia memfasilitasi mahasiswa. Dengan dukungan inilah proses berjalan baik dan mahasiswa bisa kembali dengan selamat serta membawa hasil yang membanggakan,” tutupnya.
Sementara itu, Amidan Zidan, Ketua Tim Menwa Universitas Pattimura, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih. Tim Patimura A berhasil meraih Juara Umum I dengan tiga kemenangan utama, yakni Juara I menembak, Juara I renang, dan Juara II halang rintang (TOR). Sedangkan Tim Patimura B menyusul dengan Juara Umum III, setelah berhasil menjadi Juara I halang rintang tercepat.
“Kami merasa ini adalah tanggung jawab besar untuk membawa pulang kemenangan. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi pembuktian bahwa mahasiswa Unpatti mampu bersaing di level nasional,” ungkap Amidan Zidan.
Rangkaian kompetisi berlangsung selama empat hari, dimulai dengan seminar nasional, diikuti dengan perlombaan renang, menembak, halang rintang, hingga pengumuman juara di hari terakhir.
Prestasi Menwa Universitas Pattimura di ajang Satria Cendekia VII tidak hanya menambah daftar penghargaan bagi institusi, tetapi juga memperkuat posisi Unpatti sebagai kampus yang berkomitmen membentuk generasi muda berkarakter, berdisiplin, dan berjiwa kepemimpinan tinggi.
Keberhasilan ini menjadi cerminan nyata dari sinergi antara semangat mahasiswa dan dukungan manajemen universitas dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia yang unggul dan tangguh menghadapi tantangan masa depan. (BM31)









