BM31News
BM31News
BM31News

Zulkarnain Optimistis Seram Utara Timur Kobi Jadi Andalan Pangan Maluku Tengah

Panen Raya Padi di Waiasih jadi bukti sinergi pemerintah dan petani mendukung ketahanan pangan nasional

Masohi, | Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui kegiatan Panen Raya Padi yang dilaksanakan di Negeri Administratif Waiasih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, pada Senin (4/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis menuju swasembada pangan nasional, dengan menempatkan daerah ini sebagai salah satu sentra produksi padi unggulan di Provinsi Maluku.

Panen raya tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPR RI Dapil Maluku Widya Pratiwi Murad, Pangdam XV Pattimura, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, serta jajaran pejabat daerah dan kelompok tani lokal. Momen ini tak hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian rakyat, tetapi juga penegasan peran Kabupaten Maluku Tengah sebagai tumpuan ketahanan pangan regional.

“Panen Raya ini bukan hanya bentuk syukur atas hasil bumi, tetapi menjadi representasi nyata dari kerja keras petani serta sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” kata Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam sambutannya.

Bupati menjelaskan bahwa Kecamatan Seram Utara Timur Kobi merupakan lumbung padi terbesar di Maluku Tengah, dengan luas lahan mencapai 4.245 hektare. Dari lahan tersebut, luasan panen pada musim tanam pertama di tahun ini tercatat mencapai ±675 hektare dengan produktivitas rata-rata 4-5 ton per hektare.

“Data LTT (Luas Tambah Tanam) untuk empat kecamatan sentra produksi selama musim tanam Maret hingga Juli 2025 mencapai 5.235 hektare, dengan total produksi 23.557,5 ton gabah. Bila dilakukan dua musim tanam, maka total produksi dapat mencapai 47.115 ton gabah kering giling atau sekitar 29.682 ton beras,” jelas Zulkarnain.

Bupati juga mengungkapkan bahwa musim tanam kedua akan dimulai pada Oktober hingga November 2025. Dengan demikian, indeks pertanaman (IP) di wilayah ini bisa mencapai 200, yang artinya dua kali panen dalam satu tahun. Ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras masyarakat di Maluku Tengah tanpa ketergantungan pada pasokan luar daerah.

Sebagai alumni Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Zulkarnain menekankan pentingnya kesinambungan dukungan pemerintah pusat dalam bentuk program, fasilitas, dan penyuluhan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian, Anggota DPR RI Dapil Maluku, dan Pemerintah Provinsi Maluku atas bantuan konkret yang telah disalurkan kepada kelompok tani di daerahnya.

“Kami harap sinergi program dari pemerintah pusat terus diperkuat, agar Maluku Tengah dapat memainkan peran strategis sebagai tulang punggung pangan di wilayah timur Indonesia,” tegas Zulkarnain.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menggarisbawahi pentingnya peran para petani, penyuluh, dan perangkat teknis lainnya yang telah menjaga ketahanan pangan melalui dedikasi tinggi. Menurutnya, keberhasilan panen raya ini bukan hanya persoalan teknis pertanian semata, melainkan bentuk keberhasilan pembangunan kolektif.

“Saya salut terhadap dedikasi para petani dan penyuluh pertanian. Panen ini bukan hanya hasil bumi, tetapi juga hasil dari semangat gotong royong, bimbingan, serta harapan bersama yang menjadi pondasi utama ketahanan pangan di Maluku,” kata Abdullah Vanath.

Lebih dari sekadar peristiwa pertanian, panen raya ini mencerminkan keberhasilan pendekatan pembangunan berbasis desa, partisipatif, dan berorientasi hasil. Dengan dukungan yang berkesinambungan, pemerintah daerah berharap sektor pertanian di Maluku Tengah dapat terus tumbuh sebagai penopang utama perekonomian lokal dan penyumbang pangan nasional. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !