Masohi,
| Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dengan membiasakan menanam pohon, menjaga kebersihan, mengurangi pembakaran sampah, serta merawat lingkungan, sungai, dan kawasan pesisir.
Ajakan tersebut disampaikan Zulkarnain saat membuka kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di pelataran Masohi Plaza (Maplaz), Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, anggota DPRD Maluku Tengah dari Fraksi Partai Demokrat, jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Maluku Tengah, serta para lurah se-Kecamatan Kota Masohi.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada DPC Partai Demokrat Maluku Tengah dan seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan pembersihan lingkungan, khususnya aksi bersih-bersih sampah di kawasan Pasar Binaya dan sekitarnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah beserta seluruh panitia pelaksana yang telah berkontribusi melaksanakan pembersihan Kota Masohi melalui kegiatan bersih-bersih sampah di seputaran Pasar Binaya dan sekitarnya,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di Bumi Pamahanunusa. Ia menilai upaya menjaga lingkungan tidak dapat berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Inisiatif dan aksi nyata yang dilakukan hari ini menunjukkan komitmen kepedulian yang besar terhadap kelestarian lingkungan hidup di Bumi Pamahanunusa yang kita cintai ini,” katanya.
Zulkarnain mengatakan Maluku Tengah sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam dan lingkungan yang besar memiliki tanggung jawab untuk menjaga potensi tersebut. Keindahan Kota Masohi dan lingkungan alam Maluku Tengah, menurutnya, tidak akan bertahan apabila tidak dibarengi kesadaran kolektif untuk menjaga dan melindunginya.
Ia pun mendorong masyarakat untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi politik, dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Untuk itu, saya berharap masyarakat Maluku Tengah secara umum harus terus bahu-membahu dengan pemerintah daerah dan menggandeng Partai Demokrat untuk menjaga dan melestarikan alam serta menjaga kebersihan melalui kegiatan bersih-bersih sampah, menanam pohon, dan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan sebagai tantangan yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, gerakan yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan dinilai harus ditempatkan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan adalah tantangan nyata yang kita hadapi saat ini. Oleh karena itu, gerakan pro-lingkungan seperti Gerakan Langit Biru ini menjadi sangat relevan dan mendesak,” kata Zulkarnain.
Ia menegaskan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri harus diterjemahkan menjadi tindakan konkret, bukan sekadar slogan atau kegiatan sesaat.
“Gerakan Langit Biru Indonesia Asri harus kita maknai sebagai aksi nyata, bukan sekadar slogan,” ujarnya.
Zulkarnain kemudian mengingatkan masyarakat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Lingkungan yang bersih dan sehat dimulai dari tindakan sederhana, meliputi tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pembakaran sampah, menanam dan merawat pohon, serta menjaga kebersihan lingkungan, sungai, dan pesisir,” pintanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Maluku Tengah menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan sekaligus tanggung jawab bersama.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku Tengah untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan dan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, namun dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan,” tandasnya.
Zulkarnain berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong terwujudnya Maluku Tengah sebagai kabupaten yang bersih, hijau, sehat, dan asri. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan saat ini merupakan investasi jangka panjang agar generasi mendatang tetap dapat menikmati kekayaan alam yang dimiliki Bumi Pamahanunusa.
“Semoga kita mampu mewujudkan Kabupaten Maluku Tengah sebagai kabupaten tertua di Provinsi Maluku yang selalu bersih, hijau, sehat, dan asri, sehingga anak cucu kita dapat menikmati apa yang kita canangkan demi masa depan bersama masyarakat di Bumi Pamahanunusa,” tutup Zulkarnain.(BM31-02)






