BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Bupati Malteng Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Kepahlawanan Martha Christina Tiahahu

Upacara peringatan Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu di Nusalaut menjadi momentum memperkuat nasionalisme generasi muda Maluku.

Nusalaut-Malteng, | Upacara peringatan hari Pahlawan Nasional asal Maluku, Martha Christina Tiahahu, tidak boleh dipandang sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi wujud penghormatan kolektif masyarakat dan bangsa Indonesia atas pengorbanan para pahlawan dalam melawan penjajahan.

Hal itu disampaikan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, saat memimpin upacara peringatan hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu yang digelar di Negeri Abubu, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat (9/1/2026).

Upacara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, unsur Muspika Kecamatan Nusalaut, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dari Kecamatan Nusalaut dan Saparua.

BM31News

Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa sosok Martha Christina Tiahahu telah mewariskan banyak pelajaran berharga bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah.

Mengangkat tema “Meneladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk Membangun Nasionalisme Generasi Muda Maluku”, Bupati menilai perjuangan pahlawan perempuan tersebut mengandung nilai penting yang harus menjadi pedoman bagi generasi muda.

Menurutnya, usia muda tidak seharusnya dihabiskan untuk gaya hidup hedonis dan kegiatan yang tidak produktif. Sebaliknya, generasi muda harus menunjukkan peran, prestasi, dan eksistensi diri yang memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

“Perjuangan Martha Christina Tiahahu mengajarkan bahwa usia muda bukan penghalang untuk berjuang. Justru semangat, keberanian, dan pengorbanan yang beliau tunjukkan harus menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku,” ujar Zulkarnain.

Ia juga menekankan bahwa keteladanan Martha Christina Tiahahu menjadi simbol penting bagi perempuan Maluku. Menurutnya, perempuan tidak boleh dipandang lemah, tetapi harus menjadi kekuatan penting dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Perempuan Maluku, baik secara individu maupun kolektif, memiliki hak, kewajiban, dan kesempatan yang sama dalam setiap proses pembangunan,” tegasnya.

Zulkarnain menambahkan, nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan oleh Martha Christina Tiahahu akan terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Maluku, khususnya di Maluku Tengah, dalam menghadapi tantangan masa depan.

Ia berharap peringatan hari pahlawan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan mampu mendorong generasi muda untuk menginternalisasi semangat juang, keberanian, dan pengorbanan dalam membangun nasionalisme yang kuat di era modern.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar tumbuh menjadi generasi yang unggul secara intelektual, spiritual, dan emosional.

“Generasi muda Maluku Tengah harus menjadi generasi pejuang yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.

Sebagai kepala daerah, Zulkarnain juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Tengah untuk terus menjaga keharmonisan sosial dengan memperkuat nilai-nilai persaudaraan basudara, serta semangat pela dan gandong, yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Maluku.

“Dengan semangat kebersamaan itu, kita dapat terus berkarya dan berinovasi untuk memajukan Kabupaten Maluku Tengah yang dikenal dengan julukan Pamahanunusa,” pungkasnya. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow