Dirinya juga menyampaikan kepada pihak Pertamina dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral untuk segera melakukan kajian perceptan transformasi dari konsumsi minyak tanah menuju elpiji 3kg.
“Untuk Pelindo saya harap bisa mendorong percepatan proses bongkar muat bahan pokok mohon dan bisa menjadi prioritas agar cepat sampai di masyarakat dan tidak menimbulkan kenaikan harga yang berlebihan.”
Sementara itu, Hadi juga mengatakan, bahwa dari pihak Bulog akan memberikan data tiap minggu untuk jumlah didistribusi, dan setiap melakukan operasi pasar tetap melibatkan TPID, sehingga sasaran target akan bisa tercapai.
“Untuk itu Kepala Dinas Indag, segera berbicara dengan pemkot Ambon, bahwa kita membutuhkan ykios pengenbdali sebagai representasi untuk menstabilisasi harga, dengan tetap tidak mengganggu pedagang.” Ujarnya.
Sementara untuk PLN, Basalamah berharap agar daya dioptimalkan utamanya pada daerah yang beruhubungan dengan program 1 OPD 1 Desa, dimana salah satu programnya yakni Maluku Terang, agar bagaimana Maluku tidak bermasalah dengan listrik.
Untuk Kejati, Polda dan TNI, Basalamah menyampaikan bahwa mereka telah siap untuk melakukan asistensi dan resistensi berkaitan dengan pengamanan inflasi dari aspek mekanisme aturannya, agar prosedur dan mekanisme bisa berjalan dengan baik sesuai dengan kaidah hukum. (BM31)



